DIDUGA ADA PEKERJAAN TIDAK SESUAI KETENTUAN UU DI GONDA BARU

207
Ketua aliansi gerakan pemuda peduli hukum. FOTO:ILWAN/TRIBUNBUTON.COM

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM – Aliansi peduli bangunan dugaan ada pekerjaan tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang. Hal tersebut di ungkapkan langsung oleh ketua Gerakan Pemuda Peduli Hukum Baubau, Rabu 15 September 2021.

Ketua Pemuda Peduli Hukum Tomi Fahmi, menjelaskan berdasarkan peraturan mentri PUPR no 14 tahun 2020 bahwa dalam pengadaan pekerjaan konstruksi di kenal Sisa Kemampuan Paket (SKP) di gunakan untuk mengukur batasan kemampuan paket yang mampu di tangani oleh usaha kecil dengan jumlah SKP batas maksimal 5 paket pekerjaan dalam waktu yang sama di setiap perusahaan. Akan tetapi realitas yang terjadi pada pekerjaan pembangunan jalan tani Kelurahan Gonda Baru yang melekat pada Dinas Pertanian Kota Baubau justru berbanding terbalik dengan aturan tersebut.

Artikel Menarik Lainnya :  VIDIO SEMBAKO VIRAL, LURAH TANGANAPADA TUNGGU ITIKAT BAIK

“Yang dimana menjadi pemenang pada pekerjaan tersebut adalah CV Wayel Pratama telah melewati batas SKP yang harusnya setiap perusahaan atau penyedia memiliki batas 5 akan tetapi CV Wayel Pratama telah mencapai 6 pekerjaan. Olehnya itu kami menduga ada konspirasi yang coba di lakukan antara pihak penyelenggara yaitu POKJA Kota Baubau dan pihak pemenang sehingga berani melanggar aturan yang ada dalam proses pelelangan pekerjaan”, jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  BUKTIKAN INTEGRITAS, PEGAWAI KPPN BAUBAU PERIKSA URIN

Perlunya di ketahui anggaran proyek pembangunan jalan tani yang ada di Kelurahan Gonda Baru senilai Rp 499.780.413,00

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Baubau saat di konfirmasi oleh wartawan tribunbuton.com melalui whatsapp, Rais menjelaskan bahwa dia belum tau info tersebut.

“Iya kita memang ada paket yg di lelang tapi sampai saat ini belum info ada info dari ULP. Aturannya kalo proses sdh selesai di ULP kami akan disampaikan, Saya menunggu dari ULP sesuai SOP mrk”, jelasnya. (ILW)

Komentar Anda