COVID 19, PENERIMA BST DIMINTA TIDAK BERKERUMUN

344
Anggota DPRD Wakatobi, Arman Alini

WAKATOBI, TRIBUN BUTON (UDIN)

Masyarakat penerima manfaat BST yang tidak mendapatkan pelayanan SMS Banking melakukan pengecekan saldo rekening di Bank BRI KCP Unit Wangi-wangi. Akibatnya kerumunan nasabah di depan KCP BRI tak terhelakan.

Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos RI) telah disalurkan kepada 841 KK dari 8.176 KK warga Kabupaten Wakatobi. Penyaluran melalui nomor rekening itu, menjadi pemicu warga berkerumun di Bank BRI KCP Unit Wangi-Wangi, Senin 5 Mei 2020.

Menanggapi hal ini, salah satu Anggota DPRD Wakatobi, Arman Alini, dikonfirmasi Selasa 6 Mei 2020 menyarankan, pihak terkait agar melakukan klasterisasi. Dengan demikian, masyarakat tidak berkerumun demi untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Artikel Menarik Lainnya :  H ARHAWI: MENJADI PEMIMPIN AKAN LEBIH BAGUS JIKA DARI JENJANG TERBAWAH

”Yang tidak punya rekening dan kemudian yang harus diterima di Kantor Pos, Kemudian pembagiannya diatur waktunya, sehingga orang tidak berkerumun, jadi itu masukan kepada Dinas Sosial,” katanya.

Ia juga menyarakan agar Dinas Sosial Wakatobi melakukan penempelan nama penerima BST baik yang menerima melalui rekening langsung maupun melalui Pos untuk menghindari kerumunan masa. Atau bisa juga secara online agar data terpadu lebih terbuka

Artikel Menarik Lainnya :  KOTA BAUBAU MENUJU PARIWISATA DUNIA

”Bila perlu ditempel (nama-nama penerima BST, Red), atau dibuat secara online, karena biasa saja ada satu dua orang masyarakat yang berhak menerima namun belum terkafer,” ulasnya.

Bila hal tersebut dilakukan maka dapat lebih menyempurnakan data kemiskinan Kabupaten Wakatobi sehingga lebih kongkrit dan masyarakat bisa terlayani dengan baik serta tepat sasaran.(#)

Komentar Anda