HARI KEEMPAT, BASARNAS BELUM TEMUKAN NELAYAN BUTUR YANG HILANG SAAT MELAUT

Tim SAR saat melakukan pencarian nelayan asal Butur yang hilang saat melaut. FOTO IST

 

KENDARI, TRIBUNBUTON.COM – Basarnas Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini memasuki hari keempat dalam upaya pencarian terhadap nelayan asal Buton Utara (Butur), LDZ (58) yang dilaporkan hilang disekitar perairan Tanjung Lelemo Butur.

Dikutip dari press release Basarnas Kendari via group WhatsApp, LZD dilaporkan keluarganya ke Basarnas Kendari jika hilang saat melaut sejak 30 Juli 2022 lalu.

“Basarnas Kendari mendapat laporan keluarga LZD atas nama Bapak Salam, 30 Juli 2022 sekitar pukul 12.00 wita. Bahwa salah seorang kerabatnya mengalami kecelakaan kapal Man Over Board (MOB) yang sedang mencari ikan disekitar Tanjung Lelemo Butur,” tulis Basarnas Kendari. Rabu 3 Agustus 2022.

Berdasarkan laporan tersebut diatas, sekitar pukul 06.15 wita. Basarnas Kendari memerintahkan Tim Rescue Pos SAR Wakatobi untuk diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR. Jarak tempuh LKP dgn Pos SAR Wakatobi sekitar 53 NM.

Dijelaskan kronologis dalam release tersebut, bahwa pada hari Sabtu 30 Juli 2022 sekitar pukul 09.30 wita. Korban pergi mencari ikan dengan menggunakan longboat disekitar perairan tanjung Lelemo. Kebiasaan korban kembali pada pukul 13.00 wita. Namun pukul 12.00 wita longboat milik korban ditemukan dalam keadaan tanpa awak. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar namun hingga informasi ini diterima hasil nihil.

Di hari keempat pencarian, sejak pukul 06.30 wita Tim SAR gabungan kembali melanjutkan Ops SAR dengan membagi dua tim. Tim 1 menyisir sebelah timur hingga utara dari LKP dengan radius 10 NM. Dan Tim 2 menyisir dari tanjung Lelemo hingga tanjung Buton dengan radius 10 NM.

Untuk diketahui, data korban yakni LD Zaeru (58) alamat Desa Pebaoa Buton Utara. Saat proses pencarian cuaca berawan. Arah angin Tenggara – barat.
Kecepatan angin 18 – 24 knot. Tinggi gelombang 1 – 2,5 meter meter.

Unsur SAR yg terlibat yakni Rescuer Pos SAR Wakatobi, BPBD Kab. Buton Utara, Polairud, Babinsa Kulisusu, Bhabinkamtibmas Polsek Kulisusu, Masyarakat setempat dan Keluarga korban.

Alut yg digunakan berupa RIB Pos SAR Wakatobi 1 unit, Perahu karet BPBD Buton Utara 1 unit, Longboat nelayan 11 unit. Dan Peralatan pendukung keselamatan lainnya. (Tribunbuton.com/adm)