ANGGARAN PORPROV 2022 TIDAK TERSEDIA, INILAH UPAYAH KONI BUSEL

Ketua KONI Busel, La Ode Risawal,

 

BUSEL, TRIBUNBUTON.COM – Meskipun tidak diprogramkan untuk mendapat kucuran anggaran pemerintah setempat. Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buton Selatan (Busel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap persiapkan diri mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Tahun 2022.

Ketua KONI Busel, La Ode Risawal, mengatakan pihaknya sejauh ini telah mempersiapkan atlit-atlit dari sejumlah cabang olah raga (cabor) untuk berlaga diajang Porprov 2022 yang akan dilaksanakan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

Persiapan dimaksud seperti menggali atlit berpotensi meraih prestasi, pembinaan dan lain sebagainya. Termasuk kekompakan tim mulai nampak jelang pelaksanaan ajang dua tahunan itu.

“Bahkan kita sudah mematok target masuk dalam lima besar tentu bukanlah sebuah hal yang mustahil. Terlebih, sejumlah atlet telah dipersiapkan sejak dini,” kata La Ode Risawal, Jumat (17/6/2022).

La Ode Risawal, mengungkapkan sejak dirinya memimpin KONI Busel 2021 silam. Setiap tahun pihaknya senantiasa mendapatkan dana hibah daerah guna membiayai semua kegiatan KONI. “Setidaknya kita selalu siapkan segala kebutuhan agar atlit siap berlaga di event yang akan kita hadapi,” ungkapnya.

Terkait pernyataan Kadis Pemuda dan Olah Raga Busel edisi sebelumnya yang mengatakan di dinas yang baru dipimpinnya sejak Mei 2022 itu, tidak tersedia anggaran KONI. La Ode Risawal, menuturkan jika saat ini pihaknya akan secepatnya berkoordinasi dengan Pemkab Busel.

“Secepatnya kita akan koordinasi dengan Pemkab Busel dan pihak terkait lainnya. Agar mendapat dukungan penuh baik pada keberpihakan anggaran melalui dana hibah daerah maupun motivasi lain agar para atlet yang dipersiapkan dapat lebih giat lagi berlatih untuk meraih prestasi yang diimpikan,” ucap La Ode Risawal.

Setiap tahun lanjut Ketua KONI Busel, pihaknya selalu mendapatkan dana hibah sebagai bentuk komitmen pemerintah setempat untuk menumbuh kembangkan dunia olahraga di Busel.

Dia juga menambahkan, anggaran atas hibah daerah yang maksimal dari Pemkab Busel akan sangat mendukung segala kebutuhan para atlet. Mengingat saat ini sudah masuk dalam tahap finalisasi. Di mana, para atlet harus fokus dan menjalani setiap program pelatihan untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi.

“Para atlet ini ibarat sebuah tanaman yang harus mendapat perlakukan lebih baik agar mendapatkan buah yang maksimal. Karena usaha dan tekat serta perlakuan yang maksimal tentu tidak akan mengkhianati hasil,” tutupnya.(Tribunbuton.com/Flash).

Komentar Anda