PEMDA BUSEL GELAR UJI KOMPETENSI JABATAN PTP

223

Disaksikan Langsung Bupati Busel H La Ode Arusani

BUSEL,TRIBUNBUTON.COM – Pemda Buton Selatan menggelar Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (PTP), Senin 20 September 2021. Hal ini dalam rangka menindak lanjuti dokumen usulan Pemda Busel pada awal Agustus lalu terkait peningkatan aparatur sipil negara.

Kepala BKD Kabupaten Buton Selatan, Firman Hamza, menjelaskan tepat pada tanggal 24 Agustus 2021 dijawab oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan mengeluarkan rekomendasi uji kompetensi. Hal ini dalam rangka rotasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Busel.

“Ini merupakan bentuk kepatuhan pemerintah kabupaten buton selatan dalam hal prinsip kepatuhan sebagaimana yang di atur dalam undang-undang No.5,” ungkapnya di tempat kegiatan di Gedung Wisata Buton Selatan, Senin 20 September 2021.

Artikel Menarik Lainnya :  POLEMIK, PEMBANGUNAN RSUD BUSEL DIDUGA TAK PUNYA AMDAL

Terkait ini, Pemda Busel membentuk panitia seleksi sebanyak lima orang dipimpin Sekda. Anggotanya yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sekretaris Daerah, tokoh masyarakat, dan akademisi.

Uji kompetensi ini diikuti oleh seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama dengan rata-rata sudah menjabat satu tahun ke atas. Seluruh pejabat pratama yang hadir 34 orang kecuali yang sakit satu orang.

Dijelaskan, kegiatan tidak sebatas uji kopentensi. Tetapi juga akan dilakukan penataan aparatur berikutnya yaitu pengisian jabatan tinggi pratama eselon IIB dan jabatan pimpinan pratama eselon IIA yang akan dilaksanakan setelah ada kepastian hasil dari pertemuan panitia seleksi.

Artikel Menarik Lainnya :  PEMKAB BUSEL BERI PERHATIAN PELAKU UMKM

“Itu sudah digariskan pada UU No.5/2014, itu sudah dimaksud didalam PP11 dan kemudian ditindak lanjuti oleh PP17,” ujarnya.

Makanya, rotasi tidak boleh dilakukan sembarangan melainkan harus melalui ujikopetensi oleh panitia seleksi. Lalu dilaporkan kembali pada KASN

Tujuan uji kompetensi adalah untuk menciptakan ASN yang berkualitas dan bersih dari KKN. Uji kompetensi ini dihadiri langsung oleh Bupati Busel dan terlibat langsung dalam prosesnya.(flas)

Komentar Anda