TRISAKTI TOURISM AWARD, WAKATOBI DAPAT PENGAKUAN KHUSUS

158
Bupati Wakatobi H Haliana bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas. FOTO:IST/TRIBUNBUTON.COM

WAKATOBI, TRIBUN BUTON.COM – Suatu kebanggaan bagi Kabupaten Wakatobi di masa pemerintah Bupati Haliana – Ilmiati Daud. Belum mencapai 100 hari kerja namun sudah memborong dua penghargaan sekaligus pada Trisakti Tourism Award di Jakarta yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat ( DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Perjuangan, Kamis Agustus 2021.

Pada ajang begengsi tersebut , Wakatobi bersaing dengan beberapa daerah lain di Indonesia dalam empat kategori. Yakni kategori berbasis wisata alam, berbasis wisata budaya, berbasis ekonomi kreatif, dan berbasis wisata kuliner. Wakatobi meraih penghargaan kategori desa wisata special recognition (pengakuan khusus) yang diterima oleh Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas di Jakarta.

Sementara untuk kategori desa wisata berbasis alam diberikan kepada Desa Wisata Sombano di Pulau Kaledupa sebagai pemenang ketiga. Penghargaannya diterima oleh Bupati Wakatobi Haliana.

Bupati Haliana mengungkapkan, penghargaan ini diprakarsai oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Melibatkan tim juri dari praktisi pariwisata, dan diketuai oleh ketua tim forum pariwisata Indonesia terdiri dari akademisi, praktisi lingkungan, kuliner dan berbagai para profesional di bidangnya.

Artikel Menarik Lainnya :  1.760 DOSIS VAKSIN TELAH TERSEDIA, DINKES WAKATOBI SIAP MELAKSANAKAN VAKSINASI

Trisakti Tourism Award merupakan lomba kedua yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan, khusus untuk desa-desa wisata. Harapan mereka, kata dia, penghargaan ini jangan hanya sebatas penghargaan, tetapi kemudian ditindaklanjuti dengan kebijakan yang konsisten dan tegas tentang pengembangan pariwisata.Wakatobi Borong 2 Penghargaan Trisakti Tourism Award 2021

“Alhamdulillah kita sudah meraih penghargaan ini. Apalagi saingan kita daerah yang sudah mampu, dan sudah cukup luar biasa pariwisatanya seperti Banyuwangi, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bali dan beberapa daerah di Pulau Jawa,” ungkapnya saat dihubungi, melalui WhatsApp.

Dia juga menjelakan, prestasi ini bukanlah akhir, tapi adalah awal sekaligus menjadi tantangan ke depan, agar bisa bekerja keras untuk mengupayakan seluruh desa-desa bisa memiliki keunggulan-keunggulan yang khas di daerah.

“Kemarin memang kita ekspos dan menonjolkan pantai pasir putih, dan udang merah yang ada di Danau Sombano. Saya berharap bahwa kita semua menjaga kelestarian-kelestarian alam yang ada di Sombano, baik itu danau, bebatuan, hutan dan sebagainya,” ucapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  12 WISMAN IKUT KIBARKAN BENDERA MERAH PUTIH DI BAWAH LAUT WAKATOBI

Lanjut Haliana, baik itu wisata alam dan budaya, kemudian yang berbasis kuliner dan ekonomi kreatif harus dikembangkan secara maksimal. Agar bisa bermanfaat dan bernilai tambah bagi pengembangan ekonomi masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19.

” Karena Wakatobi juga adalah salah cagar biosfer , semua pihak tetap konsisten untuk menjaga lingkungan supaya tetap lestari, dan sustainable. Sehingga hal itu tetap menjadi andalan, dan andalan Indonesia dengan keinginan bangsa untuk menjadikan Wakatobi sebagai salah satu dari 10 Bali baru yang ada di Indonesia,” tutupnya.

Dia juga menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Wakatobi yang telah membantu, dan bekerja sama dalam hal penyiapan video dan pengambilan gambar, serta partisipasi masyarakat selama ini dalam rangka menunjang kemajuan pariwisata di Wakatobi.

“Terkhusus saya menyatakan terima kasih kepada kepala desa dan masyarakat Desa Sombano, seluruh masyarakat Wakatobi tim media kreatif dan berbagai pihak yang mendukung hingga kita meraih penghargaan ini,” tutup Haliana. (m2)

Komentar Anda