PESAN WABUP BUTUR UNTUK PARA CAMAT DAN KADES SAAT LAUNCHING BERAS BANTUAN

238
Wakil Bupati Butur Ahali menyerahkan beras bantuan kepada masyarakat. FOTO:ASMAN/TRIBUNBUTON.COM

BUTUR, TRIBUNBUTON.COM – Wakil Bupati Butur, Ahali, meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan beras Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara simbolis untuk Keluarga Penerima Manfaat (PKM), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) akibat dampak wabah pandemi covid-19 se Kabupaten Butur di halaman Kantor Sekretariat Daerah, Jumat, 30 Juli 2021.

Wakil Bupati Butur, Ahali menegaskan, camat, Kepala Desa dan seluruh aparat yang terlibat dalam penyaluran bantuan yang bersumber dari cadangan beras pemerintah melalui Perum Bulog ini agar diberikan secara cepat dan tepat sasaran.

Dirinya berharap agar bantuan sosial ini diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan yakni kalangan keluarga yang sosial ekonominya rendah.

Artikel Menarik Lainnya :  WUJUDKAN PEMBANGUNAN DESA, KECAMATAN KULUT GELAR RAKOR

“Tolong para perangkat desa salurkan ini bantuan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, jangan orang yang punya rumah batu yang diberikan atau keluarga dekat camat atau kepala desa. Para Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memantau penyaluran beras bantuan ini dengan serius,”imbaunya.

Bantuan sebanyak 77.0600 kg dengan sasaran 7,706 Keluarga yang tersebar di 6 (enam) wilayah kecamatan di Butur. 3.781 untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) serta 3.925 untuk penerima Bantuan Sosial Tunai (BST).

Artikel Menarik Lainnya :  PUSKESMAS BONEGUNU PERTEMUAN LINTAS SEKTORAL

Eks Kapolsek Kulisusu ini mengatakan, para Kadis, Camat Kepala Desa agar menghindari masalah ditengah masyarakat terkait penyaluran bantuan ini. Bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Kabupaten yang bekerja sama dengan Perum Bulog untuk disalurkan ke masyarakat sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian.

“Saya harapkan kerja sama yang baik dari seluruh instansi yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini. Hindari segala bentuk masalah, agar pemerintah daerah tidak dinilai dan terkesan buruk dimata masyarakat atas penyaluran bantuan ini,” harapnya.(M1)

Komentar Anda