TIGA KALI DOR PEMBUNUH BABINSA PALABUSA ROBOH

2113

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM/TRIPTON

I Komang Iyas, tersangka pembunuh Babinsa Palabusa Kodim 1413 Buton terpaksa ditembak mati karena melawan petugas. Tiga kali tembakan mengenai punggung, lengan dan perut.

Kapolres Baubau, AKBP Rio Chandra Tangkari SIk, melalui konferensi pers Rabu 20 Mei 2020, menjelaskan tersangka ditangkap di hutan sekitar Ngkari-ngkari. Saat dilakukan pengembangan untuk pengambilan barang bukti di sekitar Kantor Lurah Kantalai, Kecamatan Lea-Lea, TSK melawan dan berusaha melarikan diri dengan melompat dari mobil. Aparat Polres Baubau lantas melepaskan tembakan peringatan tetapi tidak diindahkan oleh tersangka dan tindakan tegas pun dilakukan untuk melumpuhkan tersangka hingga meninggal dunia.

“Pelaku hendak melarikan diri dan melakukan perlawanan kepada petugas sehingga perlu tindakan tegas,” jelas Rio di hadapan awak media.

Sebelumnya pelaku dideteksi keberadaannya di beberapa tempat dan sempat dilakukan pengejaran. I Komang Iyas sehari-harinya bekerja sebagai pemburu anoa dan jonga, dengan demikian ia sangat menguasai hutan di sekitaran Ngkari-ngkari.

Terkait kasus pembunuhan terhadap korban Babinsa Palabusa Serda Baso Hadang, kapolres mengatakan tidak ada permasalahan sebelumnya. Pembunuhan bermula dari peneguran oleh Babinsa karena I Komang Iyas menganiaya rekannya yang TKP-nya tak jauh dari kantor Koramil Sorawolio.

“Pelaku sakit hati spontan melakukan tindakan penyerangan secara membabibuta kepada Serda Baso Hadang,” jelasnya.(Yuhandri/Hasmira)