KEMBALIKAN REFOCUSING ANGGARAN COVID 19 DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP

767
Dedi Ferianto

Dedi Ferianto: Akibatnya Sampah di Mana-mana Tak Terurus

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM, Yhd

Refocusing anggaran Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau untuk penanganan Corona (Covid 19) terjadi kontraproduktif. Akibatnya sampah berserahkan di mana-mana tak terurus.

Tumpukan sampah di Jln Erlangga Pos 3 Kota Baubau kurang terurus padahal sedang situasi Covid 19. FOTO:YUHANDRI/TRIBUNBUTON.COM

Ketua DPC Pospera Baubau/Pemerhati Lingkungan Kota Baubau, Dedi Ferianto SH, menjelaskan kebijakan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran kebersihan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau untuk penanggulangan Covid-19 merupakan kebijakan yang kontraproduktif dan perlu ditinjau kembali. Kebijakan tersebut telah berdampak pada tidak maksimalnya pengangkutan limbah/sampah ke Tempat Penampungan Akhir (TPA).

“Sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan limbah/sampah dimana-mana,” jelasnya via rilis, Kamis 7 Mei 2020.

Selain itu, sebagian besar petugas kebersihan harus kehilangan pekerjaan dan pendapatan sebagai akibat dari kebijakan pengurangan/pemberhentian petugas kebersihan. Dalam situasi serba sulit sekarang ini, tindakan tersebut dinilai tidak tepat.

Untuk itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau diminta untuk segera meninjau kembali kebijakan recofusing kegiatan dan realokasi anggaran kebersihan untuk penanggulangan Covid-19 agar segera dikembalikan seperti semula. Segera mempekerjakan kembali para tenaga kebersihan yang sebelumnya telah dihentikan/dirumahkan agar segera melakukan pengangkutan limbah/sampah ke tempat penampungan akhir (TPA).

“Sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan hidup yang lebih luas dan berdampak pada terganggunya kesehatan warga kota. Sebagaimana yang ditegaskan dalam ketentuan Pasal 3 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Kepada seluruh OPD tidak terbatas pada Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau di tengah krisis pandemic Covid-19 untuk tidak mengambil kebijakan yang kontraproduktif dan bertentangan dengan arahan/perintah Walikota Baubau yang dampaknya dapat merugikan masyarakat Kota Baubau.(*)