KADIS SOSIAL WAKATOBI TEPIS ISU PERBEDAAN DATA PENERIMA BST

2321
Jamrudin SP.MSi, Kadis Sosial Kabupaten Wakatobi

WAKATOBI, TRIBUN BUTON (Duriani)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi dan lembaga keuangan yang resmi ditunjuk pemerintah pusat telah memfasilitasi proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat penerima.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Wakatobi, Jamrudin SP.MSi, menjelaskan jika proses penyaluran BST di Wakatobi sejak April 2029 lalu. Pemerintah mentransfer langsung ke rekening masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Anggarannya langsung ditransfer ke rekening KPM yakni BNI dan BRI. KPM yang tidak memiliki rekening dikedua Bank tersebut, maka akan disalurkan melalui PT Pos dan Giro sejak 7 Mei 2020 secara mobile kesetiap desa,” Kadis Sosial Wakatobi menjelaskan, Sabtu (9/5/2020).

Mantan Kadis Pertanian Wakatobi itu menegaskan jika jumlah KPM di Wakatobi bersumber dari satu data. Sehingga tidak memungkinkan terjadi kesimpangsiuran jumlah penerima.

Penegasan itu sekaligus meluruskan informasi berkembang di media online jika terjadi perbedaan data yang disebutkan Bupati Wakatobi, H Arhawi, dan data yang disajikan Dinas Sosial Wakatobi. Terkait jumlah KK penerima BST di Wakatobi.

“Tidak ada yang berbeda antara data yang disampaikan Pak Bupati dengan data yang kami sampaikan dari Dinsos Wakatobi,” ungkap Jamrudin.

Menurutnya, sumber datanya sama bahwa Pak Bupati dan Dinsos tidak pernah berbeda menyampaikan ke publik dalam berbagai kesempatan.

“Kuota BST Wakatobi sebanyak 8.176 sesuai yang disampaikan Kementerian Sosial melalui surat Dirjen Penanganan Fakir miskin Nomor: 1755/6/DI.01/04/2020 kepada Bupati Wakatobi tgl 17 April 2020,” ucap Kadis Sosial Wakatobi.

Kata Jamrudin, data jumlah penerima BST tidak akan berbeda karena dalam data nasional disampaikan secara BNBA (By name by address). Dimana kuota tersebut, Kemensos memberikan ruang kepada setiap daerah untuk melakukan validasi yang kemudian hasil Validasi itu, dikirim kembali ke Kemensos melalui SIKS-NG untuk ditetapkan sebagai KPM.

“Dari 8.176 telah kami kirim hasil validasi BNBA yang valid sebanyak 7.970. Sisanya 206 KPM masih menunggu sistim dibuka kembali untuk melengkapi sisa kuota,” kata Jamrudin.

Kadis Sosial Wakatobi meminta masyarakat terdampak yang belum terakomodir melalui BST Kemensos untuk twtap tenang dan segera melapor ke Desa/Kelurahan. Karena masihbada skema bantuan lain yang akan menyusul.

“Masih ada skema bantuan lain untuk melapisi masyarakat kita yang belum diakomodir melalui BST, BSP (Bantuan Sosial Pangan) Dan PKH,” pinta Kadis Sosial Wakatobi.

Ditambahkannya, bantuan lain seperti BST Desa diperuntukkan bagi yang domisili di Desa. Ada juga Jaring pengaman Sosial melalui APBD yang telah di siapkan Pemda Wakatobi. Serta dari APBD Provinsi dengan BST Provinsi 500 ribu per KK kepada 2.000 KPM. Dan Bantuan sembako sebanyak 3.354 KPM. (*)