BUTUR BERALIH KE ZONA KUNING COVID-19, INI RIWAYATNYA

709
Jubir Covid-19 Butur, dr Muhammad Ali Badar (tengah). Foto: Asman/tribunbuton.com

BURANGA, TRIBUNBUTON.COM (Asm)

Kabupaten Buton Utara (Butur) Bertahan di zona hijau kurang lebih selama 5 bulan. Kini beralih manjadi daerah zona kuning penyebaran Covid-19, tercatat sejak 10 Mei 2020.

Peta sebaran virus corona di Butur. Foto: Media Center Covid-19 Butur/ist

Juru Bicara Covid-19 Butur, dr Muhammad Ali Badar, melaporkan kasus baru Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Covid-19. Tercatat satu seorang ibu insial M (51) asal Desa Waode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara mengidap penyakit kronik selama satu tahun dan kini sedang dirawat intensif di RS Bahteramas Kendari.

“Ny M kini sedang ditangani dokter ahli spesialis paru di kendari,” ungkapnya di Media Center Covid-19 Butur, Minggu 10 Mei 2020.

Ketua Gugus Tugas Harian Covid-19 Butur itu menjelaslan riwayat pengobatan rawat jalan Ny M. Pasien dirawat selama 3 bulan di RS Wahidin Makassar. Setelah menjalani perawatan Ny M pulang dan tiba di Butur 26 Maret 2020 dan tinggal di rumah saudaranya di Desa Labelete Kecamatan Kulisusu Utara.

“Tanggal 22 April 2020 Ny M ke Kendari untuk kontrol serta langsung masuk di salah satu klinik kendari untuk kemoterapi. Lalu pada tanggal 25 April 2020 masuk RS Bahteramas Kendari untuk di rawat dan di beri tranfusi darah selama 5 hari. Kondisi pasien agak membaik lalu pulang ke salah satu rumah keluarganya di kendari,” paparnya.

Kata dia, beberapa hari kemudian tepatnya tanggal 2 Mei 2020, Ny. M masuk di Unit Gawat Darurat (UGD) RS Bahtermas non covid-19 sebab pasien sesak disertai gejala pernapasan lainnya. Para perawat medis lakukan rapid tes yang mana hasilnya reaktif atau positif terpapar virus corona.

“Kita tinggal menunggu hasil Swab yang dilakukan Pihak RS Bahteramas terhadap Ny M pada tanggal 4 Mei 2020 yang masih dalam proses sampai saat ini,” tutupnya.(#)