HMI BAUBAU MINTA PEMKOT TRANSPARAN GUNAKAN DANA COVID 19

499
La Ode Rizki Satria

BAUBAU, TRIBUNBUTON.COM, Yhd

Pemerintah Kota Baubau telah melakukan pergeseran anggaran sebesar Rp 33,9 M guna penanganan dan pencegahan covid-19. Anggaran ini dialokasikan untuk tiga item yaitu 23,9 M untuk pencegahan covid-19, 7,6 M untuk membayar utang Pemerintah Kota Baubau kepada BPJS, dan 2,3 M untuk belanja tak terduga.

Ketua Umum HMI Cabang Baubau, La Ode Rizki Satria, melalui press rilis, mengimbau kepada seluruh OKP dan Ormas Sekota Baubau untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran Rp 33,9 M yang digeser untuk Covid-19 di Kota Baubau. Menurut dia, ini berpotensi besar untuk disalahgunakan, apa lagi tidak adanya transparansi.

“Kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu menjaga diri dan mematuhi segala anjuran medis tentang pencegahan covid-19 serta berdoa agar daerah Kepulauan Buton yang sama-sama kita cintai bisa terhindar dari segala marabahaya khususnya covid-19,” jelasnya.

Dikarenakan oleh wabah ini, pemerintah Republik Indonesia kemudian mengeluarkan Inpres Nomor 04 tahun 2020 tentang refocusing kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019. “Ini kemudian dijadikan dasar pergeseran anggaran oleh seluruh pemerintah daerah se Indonesia,” jelasnya.

Pihaknya mengamati ada beberapa hal yang ganjil dalam pengalokasian anggaran tersebut. Selain soal jumlah yang tidak memiliki rincian secara transparan, pembayaran utang BPJS Pemda yang ikut dimasukan dalam nomenklatur covid-19 pun ini menjadi pertanyaan besar. Inpres hanya memerintahkan urusan covid-19, jadi kalau pemda tiba-tiba menumpang untuk membayar utang lewat wabah ini maka ini agak keliru menurut kami.

HMI Cabang Baubau meminta kepada Pemerintah Kota Baubau untuk segera melakukan transparansi dengan mempublikasikan rincian penggunaan dana Covid-19. Sebab ini adalah uang daerah yang setiap orang wajib memiliki informasi untuk mengetahui penggunaan anggaran tersebut.(*)