DIDUGA CORONA, MENINGGAL DI RUMAH KOST DI ANDONOHU

809
Sekitar kost dan warga disemprot satu per satu untuk sterilisasi Corona. FOTO: B.SALIKI/TRIBUNBUTON.COM
  • Keluarga: Pemberitaan Terlalu Berlebihan, “DBD Ji”

KENDARI TRIBUNBUTON.COM (BSaliki)

Pengemudi Ojek Online (Ojol), Muhammad Nursaputra alias Putra (29), ditemukan tewas di kamar kost di Lorong Jeruk, Jl Kancil, Kelurahan Andonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sabtu 21 Maret 2020. Dia meninggal diduga terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ale Hasimu, sepupu korban, menjelaskan Marlin rekan korban sempat pergi ke rumah sakit Abunawas Kota Kendari pada malam Sabtu bermaksud memanggil pihak rumah sakit. Namun menurut rekan korban yang tinggal bersebelahan kamar korban kurang mendapat pelayanan.

“Pada malam Jumat sempat diperiksa di ruang isolasi sampai pukul 23.00 Wita. Sepulang dari rumah sakit menjalani pemeriksaan korban mengatakan sakit Demam Berdarah (DBD),” ujarnya.

Lanjut Ale, korban memutuskan pulang, menolak untuk dirawat dirumah sakit dikarenakan biaya mahal yaitu 300rb per malam. Ia memilih untuk rawat jalan saja.

Keluarga korban kepada TRIBUNBUTON (tribunbuton.com), mengatakan pemberitaan terhadap Putra terlalu berlebihan. Padahal Putra hanya mengalami DBD.

“Dia DBD ji bukan Corona,” kata salah satu keluarganya.

Pantauan TRIBUNBUTON (tribunbuton.com), aparat kepolisian berpakaian pelindung diri (Savety K3) datang ke TKP. Sekira menjelang petang, aparat menyemprotkan cairan kepada sejumlah orang dewasa termasuk anak-anak.

Menurut warga, mereka disemperot untuk disterilkan dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).(#)

Editor: Yuhandri Hardiman