Kemenag Baubau Gelar Diklat Subtantif

647
Kepala Kemenag Baubau 'H. Rahman Ngkaali membuka Diklat Substantif bagi guru Madrasah Se- Kota Baubau. FOTO:IST/TRIBUN BUTON
Kepala Kemenag Baubau ‘H. Rahman Ngkaali membuka Diklat Substantif bagi guru Madrasah Se- Kota Baubau. FOTO:IST/TRIBUN BUTON

BAUBAU, TRIBUN BUTON (yhd)

Balai Diklat Keagamaan Makassar wilayah kerja Kementerian Agama (Kemenag) Baubau menggelar Diklat Teknis Suntantif dan model-model pembelajaran. Kegiatan berlangsung di Aula MAN Baubau, 25 Juni 2018.

Diklat Substantif bagi para guru madrasah ini, dilaksanakan di Baubau, diikuti 40 peserta dari MI, MTS dan MA Se- Kota Baubau. Sesuai agenda kegiatan berlangsung sejak 25 s/d 30 Juni 2019.

Kegiatan terselenggara atas kolaborasi Kantor Kemenag Baubau dan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar. Kepala BDK Makassar diwakili Kasi Diklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Andi Isra Rani SSi MPd MT. Sebagai ketua panitia menuturkan penyelenggaraan kegiatan atas kolaborasi BDK dan Kantor Kemenag Baubau.

“Terkait penyelenggaraan kegiatan diklat ini, Insya Allah akan berlangsung selama 6 Hari ungkapnya saat menyampaikan laporan panitia,” ujarnya.

Dijelaskan kegiatan dimaksud untuk mengembangkan kompetensi. Di antaranya kompetensi manajerial, mengembangkan kompetensi teknis, dan meningkatkan kemampuan sosial kultural.

“Selama 6 Hari di tempat ini ‘Insya Allah durasi pengajaran kita 60 Jam Pembelajaran,” jelasnya. “Insha Allah penjelasan lebih detail akan disampaikan lewat materi setelah acara pembukaan,” katanya.

Di tempat yang sama Kepala Kantor Kemenag Kota Baubau, H Rahman Ngkaali, SAg MPd, mengucapkan bterima kasih kepada pihak BDK Makassar atas penyelenggaraan diklat bagi guru Madrasah di Kota Baubau. “Alhamdulillah kita terus berupaya bisa memenuhi kebutuhan dalam mengelola madrasah kata Rahman Ngkaali saat dipersilahkan membawakan arahan,” jelasnya saat membuka kegiatan.

Rahman Ngkaali mengingatkan bagaimanapun hebatnya sebagai tenaga pendidik namun pemilik ilmu itu Allah SWT. Maka dalam mentransfer ilmu pengetahuan sangat perlu melalui tindakan yang pas untuk anak didik kita.

Ini soal bagaimana kita mengambil tindakan dan memilih ilmu yang tepat dalam mentransfer pengetahuan bagi siswa/ siswi kita Jelasnya. Karena itu perlu mengetahui dan mendeteksi secara dini persoalan yang dialami siswa/siswi

. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula MAN Baubau dengan panitia tekhis dari pihak BDK Makassar di bantu Kepala Seksi serta JFU Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Baubau dengan seluruh pembiayaan dari kegiatan ini bersumber dari DIPA BDK Makassar.(Laporan: Yumardin Kedang)

Komentar Anda