Baubau
09-01-2019  03:30
MUI Harus Bersinergi Dengan Pemerintah
Pose bersama di sela-sela Musda I MUI Baubau. FOTO:IST (www.tribunbuton.com)
BAUBAU, TRIBUN BUTON (www.tribunbuton.com)
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kota Baubau gelar Musda I periode (2019/2024), Senin 7 Januari 2019. Kegiatan bertajuk "Revitalisasi Peran Ulama dalam Menguatkan Integritas Umat di Kota Baubau".

Walikota Baubau, H AS Tamrin MH, dalam sambutannya mengatakan hubungan timbal balik antara MUI dan pemerintah sebagai mitra harus seiring sejalan. Menurutnya potensi yang dimiliki harus dikembangkan guna saling tukar pikiran dan gagasan.

"Kita sadar bahwa suksesnya masyarakat negara dan daerah, terwujud bila kita semua bersinergi," ujarnya.

Abdul Sajid Tamrin, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musda I MUI Kota Baubau. Dia berharap Musda I dapat melahirkan kepengurusan MUI Baubau yang handal untuk menunjang tujuan pembangunan Kota Baubau. Untuk itu, MUI harus menciptakan solidaritas dan kekompakan.

"Apapun hasil musyawarah, siapapun yang terpilih harus kita dukung bersama," katanya.

Tamrin juga mengingatkan pada pengurus MUI yang sudah mengabdi (selesai masa jabatan, red) agar menjadi panutan. Sedangkan pengurus yang baru untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Baubau, H Rahman Ngkaali, menjelaskan kiranya Musda I MUI Kota Baubau melahirkan pemimpin yang memiliki komitmen, konsistensi dan konsekuen untuk mendedikasikan dirinya untuk kepentingan umat, nangsa dan negara. Sebagai ulama harus dapat mengarahkan dan memandu umat kepada  hal-hal yang positif untuk peningkatan amal ibadah dan amal saleh sesuai dengan  nilai-nilai ajaran Islam, dapat menjaga harmoni sosial dan kerukunan antara umat beragama serta dapat menjalin sinergitas dengan pemerintah.

Ketua MUI Baubau, Drs H La Uze, mengucapkan  terima kasih pada Pemkot Baubau dan Kemenag serta seluruh ulama dan cendekiawan muslim yang telah berhimpun di wadah MUI untuk membicarakan kebaikan umat. Sebagaimana prinsip Islam rahmatan lil alamin, maka Islam harus berdiri di atas semua golongan.

"Karena amanat sudah kami pikul selama kepengurusan lima tahun terakhir ini, maka hari ini demi memenuhi tuntutan organisasi sesuai amanah pedoman organisasi olehnya itu kami membentuk panitia Musda," katanya.

Di temat yang sama, Ketua MUI Provinsi Sultra, Drs KH Mursyidin MHI, mengatakan Musda I MUI Baubau bisa menjadi forum silaturahim. Ia menambahkan harus dipahami sebagai pelayan umat, pengayom, dan pembimbing, ulama memiliki tugas berat yang harus dibarengi dengan keikhlasan.

"Maka itu ulama dan pemerintah harus bersinergi. Karena tugas MUI di Sultra menghimpun para ulama tanpa memilih ormas dan golongan, mewadahi umat Islam setia pada NKRI dan menjadi mitra pemerintah," urainya.

Kata dia, ulama hadir meluruskan akidah umat, membina umat dalam menjaga perbedaan. Karena disadari NKRI adalah bentuk negara yang telah disepakati ulama dalam perjuangannya pada masa lalu dan Islam taat pada Kesepakatan.

Berkaitan dengan ini MUI dapat hadir sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan baik sektor keagamaan maupun ekonomi dan pembangunan. Untuk menjawab itu MUI kedepan perlu mebuat pengkaderan ulama dan tempat berkumpul. Berkaitan dengan tugas MUI membela negara sebagai pilar NKRI, menjaga hubungan ilama dan politik, maka strategi politik ulama adalah strategi yang benar, ulama harus memberdayakan ekonomi umat.

"Jangan lupa bersinergi bersama pemerintah karena Insya Allah pemerintah itu baik," tegasnya.

Kegiatan dibuka Walikota BauBau pukul 19.30 Wita. Selanjutnya diambil alih oleh pimpinan sidang diketuai DRS Sabir MPd, didampingi dua anggota untuk memandu jalannya rapat pleno dan sidang komisi. (YUHANDRI HARDIMAN)
Telah dibaca 144 kali
Berita Terkait
Advertisement

Warning: mysql_free_result(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/tribunbu/public_html/berita.php on line 239