Baubau
12-05-2018  12:00
KOPI Mubar Kumpulkan Buku Untuk Program Literasi
Ketua KOPI Mubar Rohi Mandakia
LAWORO.tribunbuton.com - Komunitas Peduli Literasi (KOPI) Muna Barat (Muna Barat) tengah mengumpulkan buku dari masyarakat, untuk menunjang program literasi. Langkah ini dilakukan, karena saat ini buku yang dimiliki oleh KOPI Mubar jumlahnya masih minim.

"Jalan alternatif untuk menambah persediaan buku, langkah yang kita lakukan ialah penggalangan buku dari masyarakat. Model penggalangan yang kita lakukan yaitu melalui media sosial dan komunikasi langsung dengan masyarakat," kata Ketua KOPI Mubar Rohi Mandakia, Sabtu (12/5).

Rohi berharap, dengan cara ini masyarakat dapat mendonasikan bukunya. Kata dia, partisipasi masyarakat dalam menyumbang buku akan membantu kelancaran program literasi.

"Partisipasi dan dukungan masyarakat luas untuk menyukseskan program literasi sangat kita butuhkan. Jumlah buku yang dimiliki sekarang baru ratusan buku, dan buku yang ada ini dari pengurus KOPI Mubar," tuturnya.

Ia menambahkan, program literasi tersebut terkait dengan budaya membaca, menulis, menghitung, menganalisa dan berbicara. Ia juga berharap, dengan kegiatan literasi, dapat memberikan manfaat bagi pelajar dan masyarakat dalam kehidupan kesehariannya.

"Semoga dengan program literasi akan memberikan manfaat buat pelajar dan masyarakat. Jargon kami adalah 'belajar bersama'. Jadi kita mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama membumikan literasi di daerah ini," tambahnya.

Rohi menuturkan, sasaran program literasi ini akan diprioritaskan pada siswa-siswi SD, SMP dan SMA. Agar kegiatan ini berjalan maksimal, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan pihak sekolah, guna mendorong setiap sekolah untuk menyiapkan program khusus literasi.

Kata dia, kegiatan literasi direncanakan pekan depan,"kita mulai dulu dengan buku yang ada, sembari menunggu sumbangan buku dari masyarakat," katanya.

Rohi mengatakan, program literasi tetap jalan meski sumber daya yang tersedia masih terbatas. Tujuannya yang hendak dicapai adalah budaya membaca masyarakat mulai tumbuh.

"Kita harapkan kecintaan masyarakat akan membaca mulai terbentuk, dan sebagian waktunya digunakan untuk membaca, ketimbang menonton tayangan televisi yang kontennya bernuansa gosip, kriminalitas dan tayangan negatif lainnya," ungkapnya.

Rohi menegaskan, program literasi yang digagas KOPI Mubar merupakan upaya untuk menyukseskan gerakan literasi Nasional yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia beberapa tahun yang lalu.

"Sebab berdasarkan data yang ada, budaya literasi Indonesia saat ini masih rendah. Dari 61 negara, Indoensia berada pada posisi 60. Peringkat Budaya baca Indonesia masih dibawa Thailand, Malaysia dan Singapura. Mudah-mudahan dengan program ini budaya baca masyarakat kita akan membaik," tutupnya.
(# La Ode Safarudin)
Telah dibaca 87 kali
Berita Terkait
Advertisement

Warning: mysql_free_result(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/tribunbu/public_html/berita.php on line 239