Opini
08-03-2018  09:08
PAN Sultra Krisis Kepemimpinan? Eka Suaib Tak Berdasar
SAMALUDDIN
Oleh: Samaluddin *)
KRITIK yang dilontarkan Eka Suaib ke Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra di salah satu media online bahwa PAN Sultra telah redup dan telah terjadi krisis kepemimpinan sangat disayangkan. Sebagai akademisi, pak Eka Suaib seharusnya pendapatnya memiliki dasar yang kuat dari hasil kajian akademis supaya masyarakat yakin bahwa pendapat tersebut benar dan tidak asal bunyi saja.
Kami kader PAN mengakui bahwa ada kader PAN yang sekarang berurusan dengan hukum, tapi tidak harus memberikan stigma bahwa PAN Sultra sekarang seakan-akan tak dapat lagi memberikan kontribusi politik di Bumi Anoa dan Kawasan Buton Raya.

Secara tersurat dan tersirat pendapat ini telah menggiring opini publik agar tidak memilih kader PAN di ajang pemilihan gubernur, pilcaleg dan pemilihan presiden yang akan datang. Kami kader PAN berharap bahwa seorang akademisi sebaiknya netral dalam melihat permasalahan politik yang ada di Sultra. Apalagi telah ada beberapa pendapat para akademisi tentang persoalan politik di Sultra tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan, sehingga kepercayaan kepada para akademisi sekarang ini menurun drastis di tengah-tengah masyarakat akibat pendapat dan analisis yang selalu salah sehingga tidak akuntabel.

PAN Sultra masih memiliki segudang kader dan simpatisan yang masih memiliki spirit yang kuat untuk membangun PAN di masa kini dan di masa yang akan datang. Misalnya ada H Abdurrahman Shaleh, Kery Konngoasa, Tafdil, AS Tamrin, Sukarman, Samsuddin Rahim, Suandi, Rauf, Ridwan Zakaria, Sabarudin Labamba, ditambah 15 ketua DPRD provinsi dan kabupaten/kota serta masih banyak lagi kader potensial yang tidak dapat disebutkan satu persatu tersebar di seluruh daerah di Sultra.

Harus disadari oleh pak Eka Suaib bahwa PAN tidak pernah mencaplok orang. Bahwa ada beberapa calon bupati atau walikota diusung oleh PAN. Itu adalah simpatisan PAN dan ketertarikannya terhadap PAN, karena PAN memiliki platfon perjuangan yang sevisi dengan kerangka perjuangan mereka.

Kami berharap bahwa mudah-mudahan analisis pak Eka Suaib tidak salah sehingga nilai-nilai akademis yang diembannya masih dipercayai oleh publik Sulawesi Tenggara.(**)
Telah dibaca 207 kali
Berita Terkait
Advertisement

Warning: mysql_free_result(): supplied argument is not a valid MySQL result resource in /home/tribunbu/public_html/berita.php on line 239