Sulawesi Tenggara
28-09-2015  13:49
Maret Lalu, Penduduk Miskin di Sultra Naik 7,8 ribu
KENDARI, BP - Melemahnya kondisi ekonomi serta meningkatnya sejumlah kebutuhan pokok di pasaran rupanya sangat berdampak pada penurunan kualitas kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sultra.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra merilis jumlah masyarakat miskin di Sultra yang mengalami peningkatan hingga 7,8 ribu orang pada maret lalu. Hal itu dinyatakan langsung oleh Kepala BPS Sultra, Adi Nugrohon di Kantornya. Selasa, (15/09/15).

Adi mengungkapkan bahwa selama periode September 2014 dan Maret 2015 telah terjadi peningkatan kemiskinan di Sultra sebanyak lebih dari tujuh ribu orang. Hal ini disebabkan oleh kondisi ekonomi yang melemah serta naiknya sejumlah kebutuhan pokok.

"Pada buan Maret 2015, jumlah penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan adalah 321,88 ribu orang. Pada bulan September 2014, berjumlah 314,09 ribu orang. Ini berarti jumlah penduduk miskin naik 7,8 ribu orang". Katanya.

Sementara itu, berdasarkan sebarannya, antara periode September 2014 hingga Maret 2015, jumlah penduduk miskin yang ada di pedesaan pertumbuhannya lebih rendah dibandingkan di perkotaan.

"Penduduk miskin di pedesaan bertambah 1,5 ribu orang sedangkan di kota bertambah 6,3 ribu orang. pungkasnya lagi.

Dari jumlah tersebut kata Adi, rata-rata pengeluaran perkapita penduduk miskin tersebut hanya mencapai Rp243.036 pada bulan September 2014. Sedangkan untuk Maret 2015 pengeluaran perkapita penduduk miskin mencapai Rp257.553, atau naik 5,97 persen. (Peliput: Randy Saliki).
Telah dibaca 357 kali
Berita Terkait
Advertisement