Baubau
06-04-2019  21:53
Jelang Pemilu 2019, KPU Gelar Simulasi Terhadap 100 Wajib Pilih
Simulasi pencoblosan/Foto Mira Tribun Buton
BAUBAU,  TRIBUN BUTON
Jelang pemilihan umum 2019 yang kini tinggal menghitung hari,  Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Baubau menyelenggarakan simulasi tata cara pencoblosan,  pemungutan, dan penghitungan suara di TPS 3 kel Tomba, kec. Wolio, Kota Baubau, Sabtu 5 April 2019 di Lapangan lembah Hijau Kota Baubau.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Baubau Edi Sabara menjelaskan kegiatan tersebut merupakan arahan dari KPU RI. Dengan tujuan sebagai penyelenggara pemilu pihak KPU Baubau dapat mengetahui hal-hal apa saja yang belum dipahami oleh KPPS yang kemudian akan dijadikan bahan evaluasi pihak KPU,  agar peserta pemilu memperhatikan prosedur saat masuk ke TPS sampai keluar TPS,  dan melalui simulasi para TNI POLRI yang bertugas memperhatikan apa saja yang berpotensi kekacuan saat perhitungan suara berlangsung agar pihak kemaaman gesit dalam mengambil tindakan.

"jadi kami sangat harapkan agar simulasi ini menjadi pembelajaran yang akan di perhatikan di tanggal 17 April 2019 mendatang,"harap Edi.

Ia juga mengungkapkan bahwa peserta simulasi kali ini hanya diikuti oleh 100 peserta wajib pilih. Yakni dari TPS 3  kelurahan Tomba,  kecamatan Wolio sebagai perwakilan wilayah Kota Baubau,  namun dari 100 pemilih pihak TPS juga telah menyiapkan beberapa peserta pemilih penyandang disabilitas.
"jadi untuk peserta regulasi di TPS 3 itu mencapai 234 pemilih,  namun untuk simulasi kita gunakan sample 100 peserta,"jelasnya.

Turut berkomentar Teknik penyelenggara perwakilan KPU profinsi sulawesi Tenggara Iwan Rompo menjelaskan 5 dasar dilaksanakannya kegitan tersebut yakni memantau berapa rentan waktu yang digunakan pemilih untuk berada di TPS, menghitung berapa waktu yang dibutuhkan setiap jenis pemilihan untuk dihitung,  mengetahui persoalan yang muncul di TPS yang belum di Cover oleh regulasi,  dan mengetahui kemampuan melaporkan hasil perhitungan di TPS baubau secara real time.
"itu saja sih yang perlu kita ketahui saat pemilu nanti, "ujarnya. (Mira)
Telah dibaca 75 kali
Berita Terkait
Advertisement