Buton Utara
11-03-2019  22:37
Tangkapan Nelayan Melimpah, Minim Pembeli di Butur
Kapal nelayan Butur saat menunggu pembeli ikan di pelabuhan Bajo
BURANGA, TRIBUNBUTON
Belakangan ini hasil tangkapa nelayan Buton Utara (Butur) mengalami peningkatan drastis. Jika ditotalkan dengan jumlah kapal nelayan yang ada sekarang, perhari ikan dihasilkan puluhan ton.

Menurut salah satu nelayan Butur, Yanto kepada Tribunbuton.com, sudah hampir satu minggu hasil tangkapa ikan meningkat. Sementara hanya sebagai pedagang ikan dipasar yang membeli. Kelebihan stok ikan tersebut tidak bisa disimpan banyak karena keterbatasan sarana pembekuan, penampungan dan pemasaran.

"Ini ikan naik sudah beberapa minggu lalu, tapi ini lebih parah lagi banyaknya. Ada tiga kapal pagi ini dengan muatan sekitar 1,5 ton belum di bongkar karena tidak ada pembeli. Kasihan kita nelayan, otomatis ikan beberapa kapal ini tidak ada solusinya terpaksa dikubur, "kata Yanto saat ditemui di pelabuhan bajo, Kulisusu, Senin, 11 Maret 2019.

Dia jelaskan, jenis ikan yang melimpah dari tangkapan nelayan diantaranya ikan layang, kembung, lajang, dan cakalang. Hal itu membuat mereka terpaksa menjual ikan dengan harga murah. "Intinya harus ada pembeli, kalu tidak ada percuma sama saja bohong, "tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bina Mutu dan Difersifikasi Produk Perikanan, Dinas Perikanan Butur, Narni mengungkapkan, untuk kondisi saat ini dibutuhkan nelayan hanya penampungan dan pemasaran.

"Ketika ikan melimpah begini, bingung kita punya nelayan mau dibawa kemana. Solusinya harus ada pengelolaan ikan di Buton Utara, "ujarnya.

Ia berharap kedepannya dapat menyediakan penampungan dan pemasaran melalui Dinas Perikanan agar harga ikan stabil di Buton Utara. (*)
Telah dibaca 27 kali
Berita Terkait
Advertisement