Buton Utara
01-03-2019  19:03
Sabet 10 Medali, Bonegunu Raih Juara Umum
Penyerahan medali kepada peserta juara
BURANGA, TRIBUNBUTON
KONTINGEN Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara (Butur) kali ini berhasil meraih juara umum pada pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits Nabi (STQH) ke-VI tingkat Kabupaten Buton Utara (Butur), yang dilangsungkan di Kecamatan Kulisusu, sejak 26 hingga 28 Februari 2019.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan medali, Kecamatan Bonegunu berhasil mengungguli lima kecamatan lainnya. Peserta lomba utusannya sukses mendulang 10 medali, terdiri dari tiga emas, lima perak dan dua perunggu, dengan total nilai 32.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Kulisusu. Utusan pesertanya sukses menyabet enam medali, terdiri dari tiga emas, satu perak dan dua perunggu, dengan total nilai 20. Selanjutnya, perolehan tujuh medali mengantarkan Kecamatan Wakorumba Utara (Wakorut) berada pada posisi ketiga. Ketujuh medali itu yakni dua emas, dua perak dan tiga perunggu. Total nilainya 19.

Sementara, juara empat diraih Kecamatan Kulisusu Utara, dengan membawa pulang 6 medali, antaralain dua emas, dua perak dan dua perunggu. Total nilai 18. Selanjutnya, posisi ke 5 ditempati Kecamatan Kambowa, dengan empat medali, terdiri dari dua emas, satu perak dan satu perunggu, total nilai 14. Terakhir, Kecamatan Kulisusu Barat, hanya mendapat satu medali perunggu, dengan total nilai satu.

Sekretaris Daerah Butur, Muhammad Yasin mengungkapkan, pihaknya mengapresiasai pelaksanaan kegiatan ini, mulai dari pembukaan hingga penutupan, berjalan dengan sukses dan lancar. Begitu pula para peserta lomba, yang terus berusaha tampil maksimal dalam berkompetisi.

"Ke depan akan terus kita sempurnakan sehingga hasilnya lebih baik daripada yang kita peroleh hari ini," tuturnya, saat menyampaikan sambutan, sekaligus menutup secara resmi STQH ke-6 di Gedung Islamic Centre, Kamis, 28 Februari 2019 malam.

Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Ramadio, melalui Asisten Pemerintahan Dan Kesra Setda Butur, Amaluddin Mochram menjelaskan, kegiatan STQH ini tidak hanya sekedar bermakna sebagai bentuk syiar Islam. Tetapi lebih jauh, menjadi barometer untuk mengukur hasil kegiatan pembelajaran Alquran, yang berlangsung di masyarakat, melalui Taman-taman Pendidikan Alquran yang tersebar di Butur.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Butur, Muhammad Saleh berpesan, agar hasil yang diperoleh pada STQH kali ini, menjadi bahan intropeksi diri serta evaluasi, sejauh mana kemampuan dalam bermusabaqah.

"Dari hasil evaluasi muhasabah itu, maka mari kita berniat untuk memperbaiki, untuk kita tingkatkan demi pelaksanaan STQH ataupun MTQ ke depan. Baik di tingkat kecamatan, kabupaten, dan sampai tingkat provinisi dan seterusnya," ujar Muhammad Saleh.

Kegiatan STQH ini diikuti sebanyak 62 peserta, utusan dari enam kecamatan se-Kabupaten Butur. Untuk cabang lomba yang diperlombakan yakni Tilawah, Hifzh Alquran dan Menghafal Hadits Nabi. (*)
Telah dibaca 29 kali
Berita Terkait
Advertisement