Muna
06-02-2019  21:03
Delapan Warga Muna Terserang DBD
Staf RSUD Raha. Foto:TRIBUN BUTON
RAHA, TRIBUN BUTON
DELAPAN warga Kabupaten Muna terserang Demam Berdarah (DBD). Seluruh pasien DBD itu dirawat di RSUD raha dan empat pasien sudah pulang.

Kasi Pelayanan dan Penunjang Medic Raha sekaligus sebagai Humas RSUD Raha, Mardiana, menjelaskan penderota DBD terdiri dari empat pasien dalam.kota dan empat pasien luar kota.

"Pasien diberikan penanganan intensif, dan Alhamdulillah 4 pasien telah disembuhkan dan dipulangkan di rumahnya," ucapnya, ditemui di ruang Direktur RSUD, Hj Nurwiyah, Rabu 6 Februari 2019.

Mardiana merincikan asal-usul pasien., empat pasien dari Kota Raha. Di a taranya warga Jl Sultan Syahrir, Warga Kelurahan Wakorambu, Warga Made Sabara dan warga Lorong Strong. Sementara pasien dari luar kota terdiri dari warga Kusambi, Bone Kasitala, Desa Lembo dan Desa Monde.

Tidak ada perlakuan khusus kepada pasien DBD itu. Namun diakui, para pasien ditempatkan di satu ruangan tersendiri.

DBD dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Gejala DBD yakni mengalami panas tinggi. "Kalau anak maupun orang dewasa sudah panas tinggi, jangan dibiarkan harus segara dibawah di Puskesmas maupun rumah sakit," ungkapnya .

Direktur RSUD Raha, Hj Nurwiyah, menjelaskan DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aides aigypti. Ia menambah cara agar terhindar dari DBD yakni dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah.

Beberapa orang dewasapenderita DBD yakni warga Sultan Sahrin laki-laki usia 24th, warga Kusambi perempuan usia 21th, warga Desa Lembo perempuan usia 20th, dan warga Desa Lamonde Laki-laki usia 16thn. Sementara anak terdiri dari warga Bone Kasitala perempuan usia 5 tahun, Madesabara perempuan usia 7 tahun, Wakorambu Laki-laki usia 8 tahun maupun Lorong strong perempuan usia 10 tahun.(MN)

Editor: Yuhandri Hardiman
Telah dibaca 58 kali
Berita Terkait
Advertisement