Wakatobi
11-01-2019  18:25
Bangun Dermaga Very di Wakatobi, 2019 Pemerintah Pusat Kembali Gelontorkan Rp 31.7 Milyar
Drs Hariadin
WAKATOBI, TRIBUN BUTON

Pembangunan dermaga very di pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak 2018 lalu kini sudah mencapai 25 persen. Diperkirakan tuntas 2019.

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Wakatobi, Drs Hariadin, mengungkapkan pembangunan dermaga kapal very pulau Kaledupa diperkirakan mulai operasi 2020. Sehingga pemerintah pusat menggenjotnya dengan menganggarkan kembali di tahun 2019 ini.

"Tahun 2019 ini, pemerintah pusat kembali menganggarkan Rp 21.7 Milyar. Dengan anggaran ini diperkirakan tuntas tahun ini dan mulai beroperasi 2020. Dan akan melanjutkan rute kapal very saat ini yakni Kamaru - Wanci - Kaledupa," ungkap Hariadin di Wangi-Wangi Kamis (10/1/2019).

Menurut Hariadin, selain menganggarkan Rp 21.7 Milyar untuk menuntaskan pembangunan dermaga very Kaledupa. Pemerintah pusat juga menganggarkan pembangunan dermaga very di pulau Tomia dan Binongko.

"Jadi ditahun 2019 ini selain dermaga very Kaledupa, pemerintah pusat juga menganggarkan pembangunan dermaga very di pulau Tomia dan Binongko. Masing-masing Rp 5 Milyar," ucap Kadis Perhubungan Wakatobi.

Dengan akan beroperasinya dermaga very disetiap pulau di Wakatobi. Hariadin, optimis perekonomian masyarakat akan semakin meningkat. Ini tentu sejalan dengan visi misi Pemkab Wakatobi yang dalam pemaknaannya merangkaikan empat pulau besar menjadi satu.

"Dengan merangkaikan empat pulau besar berpenghuni di Wakatobi, tentu akan membuka keterisolasian. Begitu pula Wakatobi bisa diakses dengan semua jenis transportasi. Disamping itu juga, sarana prasarana pendukung adalah pelabuhan penyeberangan," ujar Hariadin.

Hariadin, menambahkan dalam kaitan pengoperasian kapal very yang menghubungkan empat pulau di Wakatobi. Juga akan memudahkan para pengusaha lokal.

"Kalau selama ini para pedagang menggunakan kapal laut. Kedepannya pasti sudah menggunakan mobil. Karena barang-barang bisa diangkut dengan mobil dan menyebrang melalui kapal very," tutup Hariadin. (DURIANI)
Telah dibaca 200 kali
Berita Terkait
Advertisement