Muna
15-12-2018  11:08
"Jangan Sakiti Para Bidan, Nyawa Ibu dan Anak Terancam"
Tampak para Bidan Honorer RSUD Muna berkumpul menyuarakan aspirasi, menuntut pembayaran insentif mereka. Foto tengah: La Daka yang kesal karena Istrinya Wa Ode Darmawati yang akan melahirkan, harus dirujuk ke Kendari.
MUNA,TRIBUN BUTON
PARA Bidan Honorer yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna, mengancam mogok kerja. Hal ini merupakan akumulasi kekesalan, karena hak insentif mereka tak kunjung dibayar.

Para Bidan ini tampak berkumpul di depan ruang Kebidanan RSUD Muna. Salah satu diantara mereka mengungkapkan, tindakan itu (mogok kerja) sudah dilakukan sejak Kamis (13/12) hingga Jumat (14/12).

Tak lain, agar hak mereka segera dibayarkan. Namun, aksi para Bidan belum mendapat respon dari pihak RS, insentif mereka belum dibayarkan.

"Kami melakukan ini karena janji yang diberikan pihak rumah sakit kepada kami sampai hari ini belum terpenuhi," ucap sang Bidan yang enggan menyebutkan nama ini, seolah mewakili kekesalan seluruh rekan seprofesinya.

Rupanya aksi mogok kerja para Bidan ini berdampak pada pelayanan RS tersebut. Seperti yang dialami salah seorang Ibu, yang kondisinya akan melahirkan Wa Ode Darmawati (37).

Diungkapkan oleh suami Wa Ode Darmawati, La ode Daka (42). Ia menyesalkan yang terjadi di RS tersebut. Sang Istri yang akan melahirkan, harus dirujuk ke Kendari.

"Istri saya disuruh rujuk ke Kendari, karena saya disampaikan diruang bersalin kalau tidak ada perawatnya. Karena mereka lagi mogok kerja," kata La Daka kepada TRIBUN BUTON.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Muna Wa Ode Sayembara SKm membenarkan, ada salah satu pasien yang akan melahirkan, dan harus menjalani operasi.

"Bukan karena tidak ada perawatnya, namun saat ini yang bertugas tidak masuk. Namun kami menjamin semua akan berjalan dengan baik, dan untuk pasien yang akan melahirkan itu tidak dirujuk," ungkapnya.

Saat disinggung soal insentif Bidan Honorer yang belum dibayarkan selama setahun, Wa Ode Sayembara mengatakan, pihak RS telah menggelar rapat,"saat ini kami habis rapat, dan sudah dibicarakan mengenai hal itu kepada pihak rumah sakit. Dan hal ini segera akan diselesaikan," tutupnya. (# Tiar / Redaksi)
Telah dibaca 177 kali
Berita Terkait
Advertisement