Muna
13-12-2018  17:00
PMII Muna Serukan Pengawasan "KORUPSI"
PMII Muna mengajak untuk mengawasi korupsi.Foto:IST/tribunbuton
MUNA, TRIBUN BUTON
PERGERAKAN Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Muna mengajak Pemerintah bersama masyarakat untuk secara ketat mengawasi tindak pidana korupsi. Korupsi telah sekian lama terjadi, dilakukan oknum bahkan secara berjamaah, dari Pusat hingga ke tingkat Desa/Kelurahan.

Seruan pengawasan ini disuarakan PMII Muna dalam aksi unjuk rasa yang masih dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi se-dunia. Puluhan kader pergerakan PMII Muna sangat antusias dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Muna, Rabu (12/12).

Peserta aksi menyoroti sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Muna, yang sampai saat ini belum ada titik terang. Mereka (peserta aksi) meminta Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan untuk tegas menyikapi persoalan korupsi di Kabupaten Muna.

Koordinator Lapangan aksi unjuk rasa Intan menyebut Korupsi adalah suatu tindakan yang merugikan, dan bahkan menyengsarakan rakyat. Menurutnya, korupsi seperti halnya dengan bakteri patogen, yang terus menggorogoti korbannya, menjadi parasit yang masif, mencuri nutrisi.

Demikian pula dengan korupsi kata Intan, yang pada pokoknya, tidak akan pernah membawa kebaikan bagi Bangsa Negara ini. Sama halnya di Kabupaten Muna, kata Intan, tindakan korupsi juga terjadi dengan masifnya.

"Kami mendorong dan mendukung Kejari Muna, untuk menuntaskan seluruh kasus korupsi di Kabupaten Muna. Jangan sampai mafia proyek semakin meraja lelah," ucapnya.

Pengunjuk rasa meminta kepada Pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan dari Pusat hingga Daerah, agar menutup ruang terjadinya korupsi.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, baik secara personal maupun kelembagaan, agar secara konsisten turut mengawasi, dan memberantas segala bentuk praktek korupsi. Demi Negara dan untuk Kabupaten Muna, yang bersih tanpa korupsi," kata Intan. (# Tiar)
Telah dibaca 114 kali
Berita Terkait
Advertisement