Buton Selatan
09-12-2018  15:28
BOM Kepton: Pak Bupati, Evaluasi Anak Buahnya
Sekjen BOM Kepton La Ode Tazrufin
BUSEL, TRIBUN BUTON
Bupati Buton Selatan (Busel) H La Ode Arusani diminta mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Busel, khususnya para Kepala OPD. Kepala-Kepala OPD ini, seharusnya dapat merealisasikan berbagai Misi, program kerja Bupati Busel, guna mencapai Visi, sesuai dengan tupoksi OPD masing-masing.

Ini merupakan kritik konstruktif yang dilayangkan Barisan Orator Masyarakat Kepulauan Buton (BOM Kepton), mengingat empat tahun Busel berdiri sebagai daerah otonom, belum menunjukan perubahan secara signifikan, dari berbagai bidang, berbagai aspek kehidupan. Melalui Sekjen La Ode Tazrufin, BOM Kepton menilai,
terdapat berbagai persoalan ditengah-tengah masyarakat, yang membutuhkan perhatian, kesungguhan para Kepala OPD untuk menyelesaikannya, sebagai eksekutor program sang Kepala Daerah.

"Fakta ini telah dibuktikan dengan evaluasi Mendagri, bahwa Busel terancam kembali ke induk (Kabupaten Buton), jika tidak mampu berbenah sesuai tujuan pemekaran sebelumnya," tegas pemuda yang akrab disapa Aping ini.

Menurut Aping,
akar permasalahan yang terjadi di Busel, adalah lemahnya manajerial para Kepala OPD. Hal ini kata dia, salah satunya juga disebabkan basic keilmuan para Kepala OPD, dan penempatan posisi dalam OPD (the right man on the right place).

"Salah tempat dan mindset anggaran yang tertuju pada perjalanan dinas tanpa hasil. Saya bisa berikan contoh tahun 2017, kegiatan PPKBD mampu menjadikan setiap Kecamatan sebagai kampung KB, hasilnya Busel mampu bertengger diposisi dua se-Sultra, pada berbagai penilaian, yang saat itu dijabat oleh La Ashari SP. Sekarang tahun 2018, merosot tajam
PPKB Busel diurutan terakhir, disemua penilaian," bebernya.

Ia menilai, hal ini disebabkan ketidak mampuan
Kepala Dinas PPKB Busel LM Davis SE. BOM Kepton kata Aping, menemukan banyaknya perjalanan Dinas keluar daerah yang dilakukan, tanpa hasil, yang bisa di publikasikan untuk kepentingan Daerah.

"Bayangkan gerakan kampung KB yang menjadi Nawacita Presiden Jokowi tidak pernah kita dengar selama dia (LM Davis) jadi Kadis sepanjang 2018. Saya juga heran, apakah Kadis ini oleh karena sudah mau pensiun, hingga dia tidak perduli lagi dengan tupoksinya?," kata dia, sembari bertanya.
Menurutnya lagi, tugas utama Dinas PPKB, menjadikan kwalitas penduduk Busel, mulai dari Balita hingga orang tua untuk Sejahtera. Dan jika tidak, maka terjadilah seperti di salah satu Kecamatan, dimana remajanya sudah "ngelem", menghirup lem supaya mabuk.

"Saya kira Bupati perlu mengevaluasi SKPD yg tdk produktif, kalau tidak, Busel akan tertinggal," pesimisnya. (* Lamim)
Telah dibaca 197 kali
Berita Terkait
Advertisement