Nasional
02-12-2018  17:22
Ketua DPR RI Pastikan Negara Kondusif
parlemen.com: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo
"Masyarakat jangan cemas dengan provokator maupun pernyataan yang cenderung menakut-nakuti"
JAKARTA, TRIBUN BUTON
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memastikan stabilitas negara sangat kondusif. Karena TNI, Polri, dan semua unsur penegak hukum tetap mengelola aspek keamanan, dan ketertiban umum sebagaimana seharusnya.

Hal ini diungkapkan Bambang Soesatyo, menanggapi perkembangan, dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden RI. Pria yang akrab dengan sapaan Bamsoet ini mengatakan, masyarakat tak perlu cemas menyikapi gerakan-gerakan yang provokatif, maupun pernyataan-pernyataan yang cenderung menakut-nakuti.

Menurutnya, hingga kini, aktivitas Pemerintah dan DPR tetap fokus pada tugas-tugas kenegaraan, maupun kegiatan pembangunan.
Ini kata dia, menjadi bukti, bahwa Indonesia sangat stabil dan kondusif.

"Tidak ada kepanikan atau kemarahan dari Pemerintah, kendati penghinaan dan upaya pembunuhan karakter yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo nyaris tak berkesudahan," sebutnya.

Karena itu, Ia melanjutkan, bersama TNI dan Polri, Pemerintah serta DPR juga memastikan, bahwa penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 akan berlangsung aman dan damai. Pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tetap akan menjadi pesta demokrasi, sekaligus menjadi ruang bagi semua komponen masyarakat melaksanakan kedaulatannya.

Ia menduga, ada upaya untuk mengeskalasi tensi politik dengan sejumlah gerakan, pernyataan provokatif, hingga penghinaan kepada Presiden RI. Namun kata dia, masyarakat hendaknya tidak terpancing, ataupun cemas, karena segala sesuatunya bisa dikelola sebagaimana mestinya, oleh aparat keamanan, dan maupun penegak hukum.

"Untuk menyejukan suasana, pimpinan DPR mendorong semua kekuatan politik untuk lebih menahan diri. Silahkan berkampanye sambil menyuarakan kritik kepada pemerintah. Namun, jangan sampai kebebasan mengemukakan pendapat itu disalahgunakan, dengan melancarkan penghinaan kepada bangsa dan negara, menghina lambang negara, atau memprovokasi publik," tegasnya.

Politisi senior Partai Golkar ini menambahkan, menuju pelaksanaan Pileg dan Pilpres tahun 2019, sangat ideal jika semua kekuatan politik lebih mengedepankan program-program yang realistis dan solutif. Para politisi, lanjut Bamsoet, diharapkan bisa menjadi panutan, sehingga etika, dan moral patut dijunjung tinggi. (Red)
Telah dibaca 97 kali
Berita Terkait
Advertisement