Baubau
07-11-2018  18:06
Bawa "Bom Ikan", Nelayan Buteng Diamankan
BAUBAU,TRIBUN BUTON
SAT POLAIR Polres Baubau mengamankan seorang Nelayan yang membawa bahan peledak "Bom Ikan" berjenis amonium nitrat. Nelayan asal Buteng ini diamankan di perairan One Waara Lakudo Buton Tengah, Senin (5/11).

Kronologis penangkapan pelaku, bermula saat personil Sat Polair Polres Baubau mendapatkan informasi dari masyarakat tentang masih adanya oknum-oknum yang melakukan pemboman ikan di Perairan One Waara Lakudo. Kasat Polair Polres Baubau AKP Ronald Abdul Gani Sirair SIk SE langsung melakukan giat patroli pengintaian.

Patroli dilakukan dengan menggunakan speed jenis Rubber Boat di Perairan Ine Waara Lakudo. Alhasil, Sat Polair berhasil mengamankan seorang terduga pelaku Bom Ikan.

Terduga pelaku yang berprofesi sebagai Nelayan Desa One Waara atas nama la Bante (59) Bin La Dene (almarhum) kedapatan tengah melakukan pemboman ikan. Terduga pelaku membawa bahan peledak (handak) siap pakai, yang disimpan didalam perahu (katinting) tanpa nama, berwarna biru.

Dalam konferensi pers Kapolres Baubau Hadi Winarno SIk mengungkapkan, pelaku ditangkap saat hendak melakukan pemboman ikan, berikut lima barang bukti, yang saat ini sudah diamankan Polair Polres Baubau.

Barang bukti berupa: 1. Dua botol handak siap pakai jenis botol sprite,
2. Satu unit perahu katinting tanpa nama, 3. Dua buah korek api gas, 4. Satu buah dayung,
5. Satu buah cool box.

Pelaku dikenakan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Bahan Peledak,dengan ancaman penjara selama 20 tahun.

Hadi berpesan, agar Nelayan yang ada di wilayah Kota Baubau menghindari penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

"Ingat bahwa di wilayah perairan laut Baubau ada juga ikan, terumbu karang. Bisa juga untuk sarana perikanan, untuk wisata menyelam,jangan sampai kita hanya memikirkan sesaat, mementingkan diri sendiri, malah kita rusak. Lama ini untuk pemulihannya," tegasnya. (# Ipul/Redaksi)
Telah dibaca 129 kali
Berita Terkait
Advertisement