Sulawesi Tenggara
26-10-2018  17:21
Peserta Tes CPNS Mubar Sudah Bisa Cetak Kartu
Sekretaris BKD Eko Sudiyanto
MUBAR, TRIBUN BUTON
Bagi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Kabupaten Muna Barat (Mubar) yang dinyatakan lulus berkas, sudah bisa mencetak kartu peserta tes. Panitia seleksi nasional (Panselnas) sudah mengunggah format kartu tes, untuk masing-masing peserta yang dinyatakan lulus berkas.

"Kartu peserta sudah boleh diprint oleh masing-masing peserta yang dinyatakan lulus berkas. Kartu itu dapat dicek lewat akun sscn.bkn.go.id," kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mubar Eko Sudiyanto.



Hasil print out kartu itu sebagai bekal saat seleksi nanti. Setiap peserta harus hadir dua jam sebelum pelaksanaan tes, dengan membawa kartu tes, KTP asli, KK asli, Ijazah asli, dan Transkrip nilai asli.

"Kartu tes nanti akan dibubuhi tanda tangan basah dilokasi tes oleh panitia seleksi daerah (Panselda). Jadi peserta harus tiba dua jam sebelum dimulai tes. Karena kartu akan dikumpul," katanya.

Eko menjelaskan, teknis pelaksanaan dalam bentuk sistem shift atau bertahap. Setiap tahap akan diisi dengan 250 peserta.
Ditargetkan, waktu pelaksanaan tes selama lima hari. Bertempat di gedung olahraga (GOR) Bahteramas, Kota Kendari.

"Terkait jadwal dimulainya pelaksanaan tes, belum ada petunjuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kami juga sementara menunggu jadwal tes, dan itu pasti akan diinformasikan lewat akun masing-masing dan akun sscn.bkn.go.id. Jadi tinggal dicek saja diakun," jelasnya lagi.


Menurut Eko, peserta seleksi akan melewati dua tahap, yakni seleksi kompetensi dasar, dan seleksi kompetensi bidang. Hanya saja, peserta yang dinyatakan ikut seleksi bidang, apabila sudah dinyatakan lulus seleksi kompetensi dasar.

"Kalau sudah jatuh diseleksi awal atau kompetensi dasar, sudah pasti tidak bisa ikut seleksi kompetensi bidang. Peserta yang dinyatakan lulus kompetensi dasar itu pasti akan diumumkan. Dimungkinkan satu minggu setelah seleksi kompetensi dasar, baru bisa dilaksanakan seleksi kompetensi bidang," terangnya".

Saat pelaksanaan tes, lanjut Eko, peserta dilarang membawa masuk handphone (HP). Peserta hanya diizinkan membawa kartu tes.

"Kami akan lakukan pemeriksaan setiap peserta yang akan ikut tes. Mengantisipasi jaringan buruk, BKN sudah mempersiapkan jaringan dengan fendor kerja sama, dengan PT Telkom," urainya.
(# La Ode Safarudin)
Telah dibaca 76 kali
Berita Terkait
Advertisement