Baubau
12-09-2018  13:56
Bekas Galian Belum Diaspal, Direktur PDAM Buton "Irit Ngomong"
Lubang di Tugu Kirab sebelum dan sesudah ditambal, belum diaspal.
BAUBAU, TRIBUN BUTON
Pantauan TRIBUN BUTON, Rabu 12 September 2018, lubang di Tugu Kirab telah ditutup dengan tanah bercampur aspal bekas penggalian PDAM Buton beberapa waktu lalu. Lubang ini sempat mendapat sorotan serius Dinas PU dan Penataan Ruang, serta Satpol PP Kota Baubau, sebab jalan poros tersebut dibongkar, digali tanpa izin, tanpa koordinasi sebelumnya.

Direktur Tehnik PDAM Buton H Muirun Awi sendiri masih enggan berkomentar banyak atas pembongkaran (galian) tersebut.
Ia masih enggan diwawancarai, dengan alasan menunggu petugas teknis.

"Nantimi besok, datang petugas teknis baru langsung sama mereka (konfirmasi, red). Karena saya baru balik dari luar," ucapnya singkat.

Kala itu Muirun bertanya kepada wartawan TRIBUN BUTON, apakah galian lubang sekitar 1x2 Meter tersebut belum dikembalikan seperti semula?.

Saat ditanya soal mekanisme izin, koordinasi sebelum dilakukannya pembongkaran atau penggalian jalan dalam Kota Baubau, Ia tak berkomentar.

Padahal menurut Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Baubau, aktivitas pembongkaran, penggalian jalan tersebut, etisnya diawali dengan izin, koordinasi dari PDAM Buton kepada Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Baubau.
Sebelumnya, baik Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Armin SE MSi, juga Kepala Bidang Cipta Karya Tony Karim memastikan, aktivitas PDAM Buton tersebut tanpa izin tertulis, maupun koordinasi.

"Harus dikembalikan seperti semula itu, diaspal seperti sebelum dibongkar, " penggalan kata Armin.

Termasuk pula Kasat Pol PP Kota Baubau Rahmat Tuta, yang mengingatkan kepada PDAM buton agar jangan melakukan hal semena-mena membongkar, atau melakukan penggalian diatas fasilitas Kota Baubau, sebab di Kota Baubau ada "tuannya". (**)
Telah dibaca 375 kali
Berita Terkait
Advertisement