Baubau
11-07-2018  06:39
Polemik Pilwali Baubau, Gugatan HYF-Ahmad Dinilai "Tidak Nyambung"
Ketua Posbakumadin Buton Tengah Adnan SH
BAUBAU, TRIBUN BUTON
Pengajuan gugatan yang dilayangkan pasangan H Yusran Fahim-Ahmad sebagai salah satu kontestan Pilkada Baubau dinilai tak bersangkut-paut, alias tidak nyambung dengan hukum Pilkada saat ini. Bahkan disebut membingungkan.

Hal ini diungkapkan salah seorang praktisi hukum Adnan SH. Ia menguraikan, HYF-Ahmad menyikapi ambang batas dengan dalih terdapat Yurisprudensi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang keseluruhannya di bawah tahun 2015. Padahal, syarat ambang batas pengajuan permohonan perselisihan hasil pemilihan di MK baru diatur dengan Perundang-Undangan tahun 2015 keatas.

Menurut Ketua Posbakumadin Buton Tengah ini, Yurisprudensi sebagai dasar Permohonan HYF-Ahmad tidak relevan dengan Hukum Pilkada saat ini. Bahkan lebih membingungkan lagi kata Adnan, ketika menyebutkan Yurisprudensi yang tidak pernah ada.

"Seperti yang mereka utarakan pada poin 6 tentang uraian Legal Standing mereka. Yurisprudensi tersebut adalah putusan Mahkamah Konstitusi Nomor : 41/PHPU.D-VI/2018. Kami sudah putar-putar cari putusan tersebut, dan tidak menemukannya," tutupnya. (LM. Irfan Mihzan)
Telah dibaca 447 kali
Berita Terkait
Advertisement