Buton Utara
25-06-2018  09:11
Kunjungi Korban Banjir, Bupati Butur Salurkan Bantuan di Torombia
Penijauan rumah rusuk akibat bencana banjir. FOTO: DARMAWAN/TRIBUN BUTON
BURANGA, TRIBUNBUTON


Meski sedang mendapatkan musibah, namun senyum bahagia terlihat di wajah ratusan warga korban banjir di Desa Torombia, Kecamatan Kulisusu Utara saat Bupati Buton Utara Abu Hasan berkunjung bersama jajarannya, Minggu (24/6).

Mengawali kunjungannya, Abu Hasan menghampiri warga yang rumahnya rusak akibat banjir dan disambut antusias oleh warga yang berbondong-bindong ingin berdialog.

Kemudian dilanjutkan meninjau sejumlah rumah, jembatan dan jalan yang terputus akibat banjir bandang yang melanda desa itu pada tanggal 22 Juni 2018.

Tak hanya itu, Abu Hasan menyempatkan diri mengujungi posko logistik di Bali Desa Torombia dan sekaligus menyerahkan langsung bantuan kepada warga yang telah disiapkan oleh Dinas Sosial dan BPBD Butur.

Bantuan ini ditujukan untuk 244 jiwa berupa beras sebanyak 683,2 kg, lauk kaleng, food ware, kids ware, family kit, matras, selimut dan tikar.

Dihadapan warga korban, Bupati Butur Abu Hasan menyampaikan bahwa, kejadian ini adalah ujian Allah dan terjadi juga ditempat - tempat yang lain di Buton Utara.

"Bantuan seperti ini kita juga akan sampaikan ketempat - tempat lain yang mendapatkan musibah seperti Wantulasi dan Lahumoko. Bantuan itu sifatnya sementara selama satu Minggu, sementara bantuan berikutnya untuk korban rumahnya rusak parah, " ungkap Abu Hasan.

Selin itu kata Abu Hasan, beberapa jenis bantuan yang telah disiapkan nantinya kepala desa yang mengatur dengan baik agar bantuan tepat sasaran.

"Ada dua dinas turun memberikan bantuan secara langsung yakni, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Buton Utara. Muda-mudahan bantuan ini bisa membantu sementara," ujar Abu Hasan kepada warga di tempat itu.

Abu Hasan, mengimbau bagi warga yang memiliki tanaman kelapa dipinggir sungai akan digusur yang menghambat normalisasi sunggai yang dilakukan oleh Dinas PU. "Yang punya kelapa nanti berhubung dengan pemerintah daerah mungkin kita bisa ganti rugi tapi bukan sekarang," jalasnya.
Telah dibaca 140 kali
Berita Terkait
Advertisement