Buton Utara
05-06-2018  10:47
Diduga Ada Kongkalikong BKD Butur dengan Bank Sultra
BURANGA, TRIBUNBUTON
Ada dugaan kongkalikong Badan Keuangan Daerah (BKD) Buton Utara (Butur) sehingga melanggar peraturan daerah dalam penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) antara BKD dengan Bank Sultra cabang Ereke.

Hal itu disampaikan Ketua Nasional Perjuangan Rakyat Sulawesi Tenggara (NPR Sultra) Julman Hijrah SH pada media ini, Selasa (5/6).

Menurutnya, dalam penyertaan modal itu telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah tahun 2018 tentang anggaran APBD Kabupaten Buton Utara dan Peraturan Bupati tentang penjabaran APBD Kabupaten Buton Utara.

Didalam penjabaran itu, ada dua BUMD yang harus mendapatkan anggaran yakni, Bank Bahteramas sebesar Rp 1 miliar dan Bank Sultra cabang Ereke sebesar Rp 1,5 miliar dengan jumlah total Rp 2,5 miliar.

"Itu suda jelas tertuang dalam DPA BKD Butur tahun 2018 tenang anggaran penyertaan modal BUMD untuk dua bank sebesar Rp 2,5 miliar, dimana atas dugaan kongkalikong itu terindikasi merugikan negara Rp 1 miliar yang hanya disalurkan ke Bank Sultra cabang ereke,"ungkapnya.

Julman menambahkan, lebih lanjut bahwa berdasarkan investigasi dilapangan tentang penyertaan modal itu diduga dilakukan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Buton Utara sejak tahun 2017 untuk memberikan secara keseluruhan Bank Sultra cabang Ereke.

"Itu berdasarkan bukti kas terlampir secara keseluruhan ke Bank Sultra cabang Ereke yang yang telah ditandatangani oleh kepala BKD dengan kepala Bank Sultra cabang Ereke,"ujarnya.

Berdasarkan dokumen itu pihak NPR Sultra dalam waktu dekat ini akan melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta. (Darmawan)
Telah dibaca 116 kali
Berita Terkait
Advertisement