Wakatobi
14-05-2018  09:42
Ramadhan, Polres Wakatobi Musnahkan Miras
Pemusnahan miras di kantor Polres Wakatob
WAKATOBI, Tribunbuton.com
Jelang Ramadhan, Polres Kabupaten Wakatobi hari ini Senin (14/5) menggelar pemusnahan Barang Bukti (BB) minuman keras (miras) hasil operasi rutin dan K2YD tahun 2018. Operasi tersebut digelar dibeberapa wilayah, Wangiwangi, Wangiwangi Selatan.

Pemusnahan miras tradisional dan miras pabrikan ini dihadiri Ketua DPRD Wakatobi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, juga pihak TNI.


Kapolres Wakatobi AKBP Hadi Winarno SIK menguraikan, pemusnahan 24 botol bir bintang, 24 botol bir hitam, 42 jerigen arak, 25 drum alat penyulingan arak, 26 botol arak, 24 botol bendi star,2 ember plastik alat penyuling, 12 anggur kolesom cap orang tua, 9 drum, serta 6 panci tungku.


"Total 110 botol, 84 liter arak dan 1.800 fermentasi bahan baku arak," kata Hadi dalam konferensi Persnya. Dalam pemusnahan miras tersebut turut pula lima tersangka, yang dikenai pasal tindak pidana ringan.


"Pasal 28 ayat 2 jo. Pasal 12 ayat 1 Perda Wakatobi Nomor 20 tahun 2012, tentang retribusi ijin tempat penjualan minuman beralkohol," terangnya.

Ketua DPRD Muhammad Ali mengajak masyarakat menyambut Bulan Ramadhan dengan riang gembira, serta memperbanyak amal ibadah. "Mari sambut bulan penuh berkah ini dengan perbanyak amal soleh," ajaknya.


Menurutnya, tidak sedikit tindak kejahatan terjadi berawal dari Miras. Ia pun berharap, masyarakat Wakatobi dapat melatih diri menghindari segala bentuk hal buruk.

"Banyak kejahatan bermula dari barang haram miras," ucapnya. Hal senada dikatakan Tokoh Agama H Muhim. Dikatakan, dari hasil tinjauan agama, miras merupakan penyebab paling banyak menimbulkan masalah.

"Miras itu nenek moyangnya kejahatan. Kami dari tokoh agama mendukung upaya Kepolisian dalam hal seperti ini, karena ini juga adalah misi kami," ujar Ketua NU Kabupaten Wakatobi itu. (# La Ode Samsuddin)
Telah dibaca 17 kali
Berita Terkait
Advertisement