Buton Utara
12-05-2018  08:46
BPBD Butur Imbau Masyarakat Waspada Bencana Banjir
Bone Gunu Kabupaten Buton Utara banjir. FOTO: DARMAWAN/TRIBUN BUTON
BURANGA, TRIBUNBUTON
Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Buton Utara (Butur) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai curah hujan tinggi selama beberapa hari kedepan khusus yang tinggal diwilayah rawan banjir seperti Kulisusu Barat, Bonegunu, Kambowa, dan Kulisusu Utara.

Sebab, intensitas curah hujan diprediksi seperti tahun lalau masih akan mengguyur Buton Utara. Intensitas hujan beberapa hari ini tercatat 10 Ha sawah terendam banjir, 3 rumah dan 1 obiek wisata Karede yang terletak di Desa Eeensumala, Kecamatan Bonegunu terendam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Butur Yurif Halir mengatakan, masyarakat untuk tetap waspada, karena curah hujan semakin tinggi sama halnya tahun lalu.

"Tentu masyarakat tetap siaga atau hati-hati, dari BPBD Buton Utara tidak tinggal diam tetap berupaya membantu walupun pemerintah daerah belum mengganggarankan normalisasi sunggai yang sering mengalami luapan,"ujar Yurif Halir melaui sambungan selulernya, Jumat (11/5) malam.

Jelasnya, diupayakan melakukan koordinasi secara intens dengan aprat setempat untuk melakukan penanganan secara cepat dan pemberian bantuan sesuai yang dibutuhkan, serta melakukan pemantauan secara intens diwilayah yang berpotensi banjir susulan.

Ia menambahkan, ada ususlan tahun ini yang sementara berproses dalam tahapan peninjauan sesui profosal yang perna diajukan ke BNPB pada bulan April lalu.

"Mereka suadah turun melihat kondisi itu, dari hasil profosal saya ajukan dan muda-mudahan dalam tahun ini bisa dikucurkan anggarannya di tiga lokasi, Karede, Laea jauh dan Pebaowa," ungkapnya.

Hali ini, kata Yurif Halir, tidak secepatnya dinormalisasi sungai-sungai yang berpotensi mengakibatkan banjir, maka akan terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya. Olehnya itu BPBD selalu siap dan siaga.

" Insyaallah Allah tahun ini ada anggaran tambahan dari pusat dalam rangka pemberdayaan masyarakat dalam mengantisipasi penanggulangan bencana untuk dua orang laki-laki dan dua orang perempuan dilatih di BNPB pusat," sebutnya.(DARMAWAN)
Telah dibaca 52 kali
Berita Terkait
Advertisement