Sulawesi Tenggara
25-04-2018  13:32
Butur Tampilkan Tari Ritual Menanam Organik di Pesona Halo Sultra
Panggung utama pentas Seni Budaya Halo Sultra.FOTO: DARMAWAN. WWW.TRIBUNBUTON.COM
KENDARI, tribunbuton.com
Kabupaten Buton Utara (Butur) menampilkan tarian ritual menanam tanaman organik pada pagelaran Seni Budaya Pesona Halo Sultra ke 54 tahun 2018 di panggung utama Halo Sultra pelataran Tugu Religi Sultra Kendari, (24/4) malam.


Pantauan tribunbuton.com, dipagelaran ini Buton Utara menghadirkan penari terbaik yang terdiri 8 orang perempuan dan 4 orang laki-laki yang dibekali tongkat kayu memperagakan proses menanam bibit padi organik dilahan dengan diiringi musik tradisional.


Para penari dalam pentas itu diantaranya memperagakan proses gerakan Matantasu, dalam bahasa Kulisusu adalah tempat pertama menugal tanah dengan kayu yang runcing yang tidak dicabut atau tidak dipindahkan dari tempatnya semula.


Proses Matantasu diawali dari ritual kacingka yaitu proses persembahan sesajian kepada arwah penunggu ladang yang akan ditanami bibit padi organik.


Selanjutnya, pewata yaitu proses pembatasan luasan lahan penanaman bibit padi organik yang diperkirakan sesuai dengan jumlah bibit yang tersedia.


Kemudian, parika yaitu proses menerapkan tongkat kayu yang runcing membentuk Matantasu bersamaan dengan bibit padi organik yang disiapkan semalam, setelah itu keesokan harinya baru dimulai proses Matantasu sampai habis bibit tanaman yang tersedia.(*)

Oleh: Darmawan
Telah dibaca 128 kali
Berita Terkait
Advertisement