Sulawesi Tenggara
10-04-2018  11:39
Sarana Air Terjun Tumburano Tidak Layak
KONKEP - TRIBUN BUTON,
Pengamat Pariwisata: Kalau Pemerintah Tidak Peka, Tingkat Kunjungan Wisatawan Bisa Anjlok.
KONKEP - TRIBUN BUTON,Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) terkesan tidak peka karena mengabaikan sarana dan prasarana yang ada di lokasi Wisata Air Terjun Tumburano rusak, dan semakin hari semakin tidak terawat dan tidak layak pakai. Terbengkalainya sarana dan prasarana bisa menyebabkan tingkat kunjungan wisatawan turun karena wisatawan mengurungkan niatnya untuk berkunjung, kata Pengamat Pariwisata Sulawesi Tenggara, Muhamad Ali, melalui sambungan telepon di Kendari (10/04/2018).
Muhammad Ali melanjutkan bahwa Kabupaten Konkep memiliki banyak obyek wisata yang beragam, unik dan indah, bahkan terdapat beberapa Wisata Air Terjun, seperti Air Terjun Tumburano, Air Terjun Kopea, Air Terjun Laantambaga, Air Terjun Lanuku, dan Air Terjun Ringkulele. “Konkep ini bisa terkenal karena kaya akan air terjun. Citra yang akan melekat ini harus berbanding lurus dengan sarana dan prasarana yang memadai, dan yang sudah ada mestinya dirawat sehingga bisa terus dimanfaatkan oleh para wisatawan yang berkunjung”, urai Mantan Pemandu Wisata yang menguasai beberapa bahasa asing.


Muhammad Ali menambahkan bahwa selain Atraksi dan Aksesibilitas, makan Amenitas adalah unsur utama yang harus dipenuhi suatu obyek wisata agar layak dijadikan obyek wisata dan dikunjungi wisatawan. “Amenitas itu bicara sarana dan prasarana yang harus dimiliki suatu obyek wisata, karena itulah yang sangat dibutuhkan oleh para wisataan. Wisatawan itu butuh kenyamanan, butuh tempat duduk untuk beristrahat, butuh kamar mandi, dan butuh WC. Intinya selain gazebo, mestinya juga ada MCK”, papar Ketua DPC ASITA Kabupaten Konkep.


Ali berharap agar Pemerintah Kabupaten Konkep yang telah meresmikan KANOPI (Pantai Kampa, Air Terjun Tumburano, Benteng Watuntinapi) sebagai destinasi pariwisata, dan sebelumnya Air Terjun Tumburano telah diresmikan mantan Pj. Bupati Konkep, ada tindaklanjut dari SKPD terkait sehingga sektor pariwisata tidak terkesan diabaikan. “SKPD terkait mestinya mengambil peran sehingga pariwisata bisa menjadi sektor yang menopang perkonomian daerah”, harap Mantan Manager Marketing Wonua Monapa.(LI)
Telah dibaca 59 kali
Berita Terkait
Advertisement