Baubau
12-03-2018  07:43
Siloam Buton Siapkan Alat Deteksi Gagal Jantung
dr Firman Leksmono Sp JP FIHA, pembicara Media Gathering Siloam Hospitals Buton, dengan tema mengenal lebih dekat penyakit gagal jantung
dr Firman: Gaya Hidup Tidak Sehat Penyebab Gagal Jantung
BAUBAU, tribunbuton.com - Gagal jantung merupakan penyakit yang menduduki peringkat pertama sebagai pembunuh di dunia, dan salah satu faktor penyebab penyakit ini adalah pola gaya hidup yang tidak sehat. Faktor lainnya disebabkan pula oleh kelainan atau cacat jantung bawaan sejak lahir.

Hal ini diungkapkan dokter ahli jantung, dr Firman Leksmono Sp JP FIHA saat menjadi pembicara dalam kegiatan Media Gathering bertema, mengenal lebih dekat penyakit gagal jantung, di Siloam Hospitals Buton, Sabtu (10/03).

Firman mengatakan, merokok juga penyebab utama penyakit pembunuh nomor wahid di dunia ini, selain mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi, serta makanan yang mengamdung kadar natrium (garam) berlebih.

Dia menjelaskan, berkembangnya gejala penyakit gagal jantung terbagi menjadi dua, yaitu kronis dan akut. Untuk gagal jantung kronis, gejala berkembang secara bertahap dan lama, sedangkan gelaja gagal jantung akut, gejala berkembang secara cepat.

Adapun gejala utama gagal jantung yakni, sesak napas, baik istrahat maupun sedang beraktivitas, lelah yang dirasakan pada tubuh sepanjang waktu dan pembengkakan kaki dan pergelangan.

"Selain gejala tersebut, juga untuk memastikan secara langsung apakah dia mengidap penyakit gagal jantung, pasien harus melakukan pemeriksaan anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan jantung rutin dan tambahan," jelasnya.

Lanjut, untuk Siloam Hospitals Buton sendiri sudah memiliki tenaga medis yang mampu menangani pasien gagal jantung rujukan fasilitas kesehatan yang berada di daerah Kepulauan Buton. Selain memiliki tenaga medis, fasilitas diagnosis dan penanganan pasien gagal jantung juga sudah tersedia.

"Untuk rumah sakit Siloam sendiri, fasilitas penanganan dan pemeriksaan pasien gagal jantung sudah sudah sangat lengkap," katanya.

Ia menyarankan, masyarakat mampu melaksanakan pola hidup sehat, agar terhindar dari penyakit gagal jantung, dan berolahraga yang tidak memaksakan cara kerja jantung secara berlebihan. (wo)
Telah dibaca 178 kali
Berita Terkait
Advertisement