Wakatobi
10-03-2018  17:09
PKH menuju Masyarakat Sejahtera Dan Berdaya Saing
Bupati Wakatobi H Arhawi menyerahkan buku rekening PKH dan KKS
WAKATOBI, Tribunbuton.com - Bupati Wakatobi H Arhawi menghadiri langsung lunching Buku Rekening Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi 5.664 Kepala Keluarga (KK) yang ada di delapan Kecamatan se Kabupaten Wakatobi. Total anggaran untuk kedua program ini, Rp 10.704.960.000, yang dilaunching, Sabtu (11/3) di pesanggarahan Budaya Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.
Arhawi hadir didampingi Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud, yang juga turut hadir, Ketua DPRD Wakatobi, unsur pimpinan Bank BRI,Kepala OPD, dan perwakilan masyarakat Wakatobi.

Launching dirangkaikan pula dengan pendistribusian bantuan Beras Sejahtera (RASTRA) sebanyak 65.720 Kg, yang diserahkan kepada 6.572 KK.

Arhawi mengatakan, penyaluran dana program PKH dan KKS merupakan salah satu program Kementerian Sosial yang dipergunakan untuk pendidikan dan Kesehatan.

"Bantuan ini harus di gunakan untuk kepentingan pendidikan dan kesehatan bukan untuk kepentingan lain," Arhawi mengingatkan dalam kata sambutannya.

Lanjut Arhawi, Kabupaten Wakatobi sudah mempunyai program Pendidikan Bersinar dan Kesehatan Bersinar, sehingga masyarakat Wakatobi yang tidak mampu bisa tetap Sekolah, dan yang berobat bisa menggunakan kartu BPJS Bersinar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wakatobi Aslaman Sadik mengatakan,
program Keluarga Harapan di Kabupaten Wakatobi sudah di laksanakan sejak Tahun 2013, mencakup Kecamatan Wangi-wangi, Wangi-wangi Selatan, Kecamatan Binongko dan Togo Binongko, dan Pada 2014 sudah mencangkup di Kecamatan Tomia, Tomia Timur, dan Kecamatan Kaledupa. Selanjutnya 2015 sudah mencakup wilayah Kecamatan Kaledupa Selatan, sehingga semua Kecamatan yang ada di Kabupaten Wakatobi sudah tersentuh.

Lanjut Aslaman, PKH ini merupakan program pemerintah untuk perlidungan Sosial bagi keluarga miskin yang menjadi penerima manfaat,yang akan bermanfaat bagi ibu-ibu anggota PKH, agar memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, utamanya dibidang pendidikan dan kesehatan, baik bagi alita, tingkat SD, SMP, SMA, Lansia dan Disabilitas.

"Bagi penerima Bantuan Sosial PKH agar memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan pendidikan dan kesehatan agar masa depan anak kita lebih baik lagi," tutupnya. (#Syamsudin)
Telah dibaca 76 kali
Berita Terkait
Advertisement