Baubau
10-03-2018  06:40
Bappeda Butur Gelar Forum OPD
Forum OPD kabupaten Buton Utara.FOTO: DARMAWAN/TRIBUNBUTON.COM
BURANGA, TRIBUNBUTON - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar Forum Lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Butur di Aula Bappeda, Kamis (8/3).
Forum ini mengangkat tema, "Penyelenggaraan Program Kegiatan Antara OPD Tahun 2019 Guna Mewujudkan Pembangunan Berkualitas", dengan tujuan kegiatan untuk mempertajam target program dan kegiatan yang telah disusun dalam Renstra.

Kegiatan dibuka Bupati Butur Abu Hasan, hadiri Wakil Bupati Butur Ramadio, Sekda Butur Muhammad Yasin, Kepala Bappeda Butur Harmin Hari, pimpinan OPD lingkup Pemda Butur, camat, lurah, kepala desa, masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutanya, Kepala Bappeda Harmin Hari menjelaskan, pembangunan disuatu daerah dibutuhkan suatu proses atau mekanisme yang terukur dan salah satunya itu melalui perencanaan yang baik.

Berkaitan dengan Renja perangkat daerah pada kenyataanya setelah di evaluasi, ditemukan sejumlah persoalan-persoalan dasar dimana terdapat ketidak singkron antara program prioritas yang di gariskan dalam RPJMD Renstra perangkat daerah, dengan program kegiatan yang termuat dalam OPD sehingga tidak ada program atau kegiatan tumpang tindis.

"Oleh karena itu kami kami mengangkat tema forum kegiatan antara perangkat daerah tahun 2018 adalah peyelarasan program kegiatan antara OPD tahun 2019 untuk mewujudkan pembangunan berkualitas,"

Tujuan forum lintas OPD tahun 2018 ini adalah untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran yang telah disusun dalam Renstra.

Sementara itu, dalam sambutanya Bupati Butur Abu menyampaikan,

pembagunan harus tepat sasaran, terukur dan responsif serta tidak timpang tindih. Selain itu urgensi perumusan program dan kegiatan memperhatikan dan telah mempedomani visi RPJM 2016-2021.

Visi itu adalah sebuah gambaran masa depan yang sangat filosofis tetapi terukur dan bisa dirinci sesuai indikatornya, dan bukan sesuatu yang mengambang. "Kita sudah punya visi kemana arah untuk 5 tahun. Terwujudnya masyarakat yang aman, berbudaya, dan religius itulah visi kita, " jelasnya.*

OLEH: DARMAWAN
Telah dibaca 53 kali
Berita Terkait
Advertisement