Baubau
08-03-2018  19:37
AS Tamrin Paparkan Capaian Kinerja Pembangunan Periode Pertama Pimpin Baubau
Semangat warga Kelurahan Lowu-Lowu kompak terus menerus meneriakan yell yell TAMPIL MANIS Lanjutkan, nomor 2 Coblos, nomor 2 Menang. Mereka menginginkan Baubau dipimpin kembali oleh Dr H AS Tamrin MH yang sudah terbukti kinerjanya, cerdas, berpengalaman, sederhana dan merakyat, didampingi La Ode Ahmad Monianse yang juga berpengalaman, sederhana dan merakyat
Berikut Data Pilar Infrastruktur
BAUBAU, tribunbuton.com - Dalam beberapa kesempatan Kampanye Dialogis di beberapa Kelurahan, diantaranya Kelurahan Wajo, Katobengke Lowu-Lowu, Dr H AS Tamrin MH memaparkan berbagai capaian kinerja pembangunan diperiode pertama dirinya menjabat Walikota Baubau periode 2013-2018. Juga berbagai penghargaan dari Pemerintah Pusat (Kementerian), serta Lembaga kredibel lainnya, yang mengapresiasi kinerja pemimpin sederhana dan merakyat ini.
Capaian kinerja serta berbagai prestasi ini sekaligus mematahkan berbagai pendapat miring, isu yang mengarah pada fitnah, pembunuhan karakter dari beberapa pihak, yang ditujukan kepada mantan Direktur di Badan Pertanahan Nasional ini. Dr H AS Tamrin MH dalam Pilwali kali ini kembali maju sebagai calon Walikota Baubau, meyakinkan seluruh masyarakat Kota Baubau, bahwa dirinya lebih siap, jenjang pendidikannya hingga Doktor, serta pengalaman selama berkarir dibirokrasi, hingga lima tahun melayani seluruh masyarakat Kota Baubau secara tulus, yang kini didampingi La Ode Ahmad Monianse sebagai calon Wakil Walikota Baubau, kedua pemimpin yang sama-sama sederhana dan merakyat ini berjargon TAMPIL MANIS nomor urut 2.

Berikut capaian kinerja pembangunan era Kepemimpinan Dr H AS Tamrin MH: penataan pilar infrastruktur pembangunan jalan lingkar Bungi-Pantai Nirwana, ruas I (Pantai Nirwana-Waborobo) panjang 2.670 meter realisasi tahun 2016.

Ruas II (Waborobo-Sorawolio) panjang 11.950 meter yang dibangun pada 2017, dan ruas III (Sorawolio-Bungi) panjang 9.553 meter, realisasi tahun 2016. Pembangunan jalan bypass Pelabuhan Ferry-Lakologou, tahap I terbangun dengan panjang 1.400 meter, dan untuk tahap II yang sementara dalam perencanaan sepanjang 4.600 meter.

Menjadi prioritas pelayanan kebutuhan pokok, yakni pembangunan jaringan air bersih yang berdasarkan grafik panjang jaringan air bersih yang terus meningkat sepanjang tahun 2013 (9.601 meter kubik, 2014 (14.153 meter kubik), 2015 (23.683 meter kubik), 2016 (37.137 meter kubik). Juga peningkatan total pelanggan PDAM Kota Baubau, tahun 2013 (5.404 pelanggan), 2014 (6.326 pelanggan), 2015 (6.846 pelanggan), 2016 (7.336 pelanggan).

Pembangunan jaringan drainase tahun 2013-2016, dengan panjang yang terbangun 8.924 M', yang tersebar dilima Kecamatan, Lea-Lea, Bungi, Wolio, Batupoaro, Murhum. Pembangunan talud dan bronjong tahun 2013-2016 1.463,7 M (salah satunya pembangunan bronjong jembatan lingkungan Ngkaring-Ngkaring).

Terdapat pula pembangunan saluran irigasi, dengan panjang jaringan irigasi yang terbangun tahun 2013-2016 9.239 M' (salah satunya pembangunan saluran irigasi Ngkaring-Ngkaring). Tak hanya itu dimasa Kepemimpinan AS Tamrin juga fokus pada penanganan kawasan kumuh, baik melalui APBN, maupun APBD (2013-2016).

Penanganan kawasan kumuh tersebut antara lain; bantuan stimulant rumah tidak layak huni bagi 1.081 rumah, dengan total anggaran Rp 9Milyar, dengan distribusi 385 rumah di Kecamatan Wolio, 16 rumah di Kecamatan Murhum, 472 rumah di Kecamatan Kokalukuna, 208 rumah di Kecamatan Lea-Lea. Penanganan kawasan kumuh di Palabusa, Kaobula, Nganganaumala, penataan kawasan pemukiman melalui pembuatan jalan setapak/rabat beton dan pembangunan IPAL komunal, program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh): penyusunan rencana penataan lingkungan pemukiman (RPLP) 43 Kelurahan se Kota Baubau.

Di tahun 2016 juga dilakukan penyerahan bantuan BSPS bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kecamatan Lea-Lea tahun 2016. Juga pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) tahun 2013 di Kotamara green city (P2KH) 0,5 Ha, 2014 taman Kehati Kotamara, taman Wantiro, penataan kawasan Benteng Keraton (P3KP) 0,5 Ha, penataan kawasan Palagimata.

Masih menyangkut pembangunan RTH, tahun 2015 pembangunan taman pasar Wameo, taman Telkom, taman halaman kantor Dinas Kebersihan, taman halaman kantor Dinas PU, taman di depan SMPN 7 Baubau, penataan kawasan Benteng Keraton (P3KP) 0,5 Ha, serta penataan kawasan Kotamara. Tahun 2016 penataan kawasan Benteng Keraton (P3KP) dan penataan RTH depan kantor Walikota (P2KH), serta taman depan kantor Pelni.

Capaian kinerja pembangunan AS Tamrin lainnya, yakni infrastruktur transportasi darat, tahun 2013 pembangunan terminal Lakologou, gedung pengujian kendaraan bermotor, warning Light didepan Universitas Muhammadiyah Buton, pembangunam guardrail di Kelurahan Waborobo, pembangunan pos pelayanan retribusi Wameo. Tahun 2014 pembangunan terminal penyangga Sorawolio, pembangunan areal parkir Wameo, pembangunan areal parkir dan pembatas jalan di pantai Kamali, traffic light di KM 1 Kelurahan Batulo, warning light di pertigaan Sumur Umum, dan pertigaan pom bensin Haji Karim, marka jalan yang tersebar di Kota Baubau, pembangunan pelican cross di depan SMAN 4 Baubau.

Tahun 2016 pembangunan /peningkatan terminal Lakologou dan Sorawolio, pembangunan pos pengawasan dan pelayanan retribusi terminal penyangga Sorawolio, pemasangan pagar pengaman jalan/guadrail, dan papan nama jalan. Ditahun 2016 ini pula dilakukan penyerahan bantuan dari Kementerian Perhubungan RI berupa 2 unit Bus.

Infrastruktur transportasi laut, pada tahun 2013 pembangunan/peningkatan dermaga Jembatan Batu, pembangunan dermaga Batu Sori, Tampuna dan Kalia-lia, pekerjaan dermaga pelabuhan Murhum segmen D, serta pekerjaan landasan kontainer.
Tahun 2014 pembangunan ruang tunggu dermaga Jembatan Batu, pembukaan lintasan Feri ASDP tujuan Baubau Siompu, Dongkala, Tolandona, pengaspalan areal parkir pelabuhan Murhum.

Tahun 2015 reklamasi pantai Batulo, peningkatan dermaga Jembatan Batu, rehabilitasi dermaga eksisting pelabuhan Murhum, pembangunan gedung kantor UPP pelabuhan Murhum tahap II. Berlanjut pada tahun 2016 peningkatan sarana prasarana dermaga Jembatan Batu, pembangunan pos pengawasan dan pelayanan retribusi dermaga, peningkatan dermaga dan finger serta pembangunan pagar kawasan bongkar muat, peningkatan dermaga tambatan perahu Liwuto, pembangunan ruang tunggu penumpang dermaga Sukanaeyo, pembangunan terminal penumpang pelabuhan Murhum tiga lantai.

Pembangunan/peningkatan infrastruktur era AS Tamrin semakin dilengkapi dengan pembangunan/peningkatan infrastruktur transportasi darat, dimana tahun 2013 dilakukan perpanjangan landasan pacu bandara Betoambari, dari 1.600M x 30M menjadi 1.800M x 30M, penyempurnaan runway trip landasan pacu 54.000M3, pembuatan taxiway B dan fillet 1.456 M2, pelebaran apron 60M x 85M, pembuatan jalan inspeksi keliling bandara 2.500M. Tahun 2014 pelapisan runway 1.600M x 30M dengan hotmix tebal rata-rata 5cm termasuk marking, lanjutan pembuatan jalan inspeksi keliling bandara dan gedung DVOR dengan hotmix, pembuatan turning area 1.200M2 x 2 dengan hotmix tebal 5cm termasuk marking.

Tahun 2015 penyempurnaan runway strip tahap II termasuk pengawasan, pengadaan dan pemasangan solar cell 240KVA, pengadaan dan pemasangan lampu jalan keliling bandara dengan solar cell. Tahun 2016 peningkatan sarana bandara Betoambari, perluasan runway strip, pembangunan gedung work shop, pembangunan gudang cargo, pembuatan papan naka/traffic sign terminal, pengadaan parkir gate.

Dimasa kepemimpinan AS Tamrin pula terealisasi penambahan rute, jadwal penerbangan yang cukup signifikan, menjadi salah satu indikator, betapa berkembangnya geliat aktivitas warga Kota Baubau, juga pengunjung dari luar daerah, serta terus meningkatnya geliat perekonomian di eks pusat Kesultanan Buton ini. (lam)
Telah dibaca 181 kali
Berita Terkait
Advertisement