Buton Utara
02-03-2018  19:16
Galian C Illegal Marak di Buton Utara
Lokasi galian C di Kabupaten Buton Utara. FOTO: DARMAWAN/TRIBUNBUTON.COM
BURANGA, TRIBUN BUTON - Maraknya aktivitas penambangan galian C berupa material batu kapur dalam jumlah besar di Kabupaten Buton Utara (Butur) terungkap sebagian besar belum memiliki izin (illegal). Padahal kalu dikelola sesuai peraturan yang berlaku dapat berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta dengan memperhatikan kemampuan atau daya dukung dari alam itu sendiri.
Menanggapi hal ini, Kabid Tata Lingkungan dan Penata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Butur, Bahtiar, mengungkapkan penambangan galian C merupakan kewenangan Dinas Pertambangan provinsi. Kata Bahtiar, pengawasan ada di Dinas Lingkungan Hidup, namun terkendala pengawasan secara umum pada Bupati Butur.

"Jadi yang terkait dengan pengawasan kami hari ini, melakukan langkah-langkah pembuatan surat dalam waktu dekat untuk mewajibkan pelaku usaha galian C mengurus izin pengelolaan usaha, " kata Bahtiar dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (2/3).


Dia menjelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi di Asisten II. Menurut dia, pengawasan ada surat lampiran dari bupati ke lingkungan hidup.

Kabid Perizinan dan Non Perizinan, Dinas PMPTSP Butur Wa Ode Umul Hair mengatakan, banyak galian C di seluruh kecamatan khususnya Kulisusu Induk belum memiliki izin usaha dasar. Padahal kata dia, pembuatan izin tidak dibayar.

"Paling mungkin pembuatan dokumen amdal di lapangan," ujarnya.

Umul Hair menambahkan, ada rencana tahun ini pelayanan keliling sesuai Permendagri 138 dan mengimbau melakukan pendataan di setiap wilayah kecamatan di Butur. "Kami akan jemput lagi kerumah rumah untuk meninimalisir data, karena pada kenyataanya banyak galian C rata-rata tidak memiliki izin," tandasnya.*

OLEH: DARMAWAN
EDITOR: YUHANDRI HARDIMAN
Telah dibaca 178 kali
Berita Terkait
Advertisement