Buton Utara
23-02-2018  08:34
138 Pemilik Koperasi di Butur Tidak Aktif
Drs H La Hidi
BURANGA, tribunbuton.com -Sebanyak 138 dari jumlah 192 kepemilikan usaha Koperasi yang tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Buton Utara (Butur) sudah tidak lagi beroperasi (tidak aktif).
Banyaknya koperasi yang tidak aktif ini dipicu manajemen koperasi kurang memiliki sumber daya manusia yang mampu menghimpun dan membolisiasi berbagai sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang usaha.


Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Butur, Drs. H. La Hidi bahwa, koperasi yang masih beroperasi tersisa 54, sementara sisanya sudah tidak aktif lagi. Jelasnya untuk menghidupkan kembali koperasi terus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya, melalui diklat melibatkan para pelaku usaha.


"Jumlah koperasi di Kabupaten Utara sebanyak 192. Rinciannya, lebih banyak tidak aktif sebanyak 138 koperasi dan 54 koperasi masih aktif. Ini data teranyar setelah kami sisir dan sasar semua koperasi yang ada," ujar La Hidi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/2).


Mendirikan Koperasi harus teliti dalam memilih kepengurus maupun pengelola agar badan usaha berkembang baik. Untuk koperasi bekembang pesat di Butur hanya di Kecamatan Kulisusu Barat, ada empat koperasi yang jumlah asetnya sudah mencapai Rp 200 juta.


La Hidi menambahkan, banyaknya koperasi gulung tikar di Sultra mencapai 2 ribu koperasi. Tetap beroperasi menyisahkan seribuan koperasi. Ini menunjukan persoalan juga menerpa di daerah lain.



"Koperasi banyak yang mati suri. Karena kebanyakan masyarakat membentuk koperasi hanya untuk mengejar dana bansos yang disalurkan. Pas dihentikan satu persatu tak lagi aktif," tandasnya.
Telah dibaca 88 kali
Berita Terkait
Advertisement