Baubau
15-02-2018  21:41
Lagi, BNNP Sultra Sigap Amankan Dua Bandar Narkoba
Mewakili Kepala BNNP Sultra, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sultra AKBP Bagus Hari Cahyo SE, didampingi Penyidik BNNP Sultra AKP Anwar SH MH saat press release pengungkapan kasus
"Neraka" Bagi Pengedar Narkoba
BAUBAU, tribunbuton.com - Lagi, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara (BNNP Sultra) kembali mengamankan dua bandar Narkoba golongan I jenis sabu. Tersangka inisial YM berhasil diamankan dikediamannya yang berlokasi di BTN Baco Pance Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana, dan tersangka SL berhasil diamankan di BTN Medibrata Kelurahan Padaleu Kecamatan Kambu Kota Kendari.
Press release BNNP Sultra, Kamis (15/2), Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sultra AKBP Bagus Hari Cahyo SE mewakili Kepala BNNP Sultra mengungkapkan, kedua pelaku diamankan tanpa ada perlawanan, ketika melakukan transaksi. Adapun kronologis diamankannya kedua tersangka: Minggu 11 Februari 2018, petugas BNN Sultra mendapatkan informasi dari maayarakat mengenai adanya seorang pengedar narkotika jenis sabu di Kabupaten Bombana. Atas informasi tersebut, kemudian petugas mendalami informasi yang telah diperoleh tersebut, kemudian menuju Bombana melakukan penyelidikan undercover buy dan berhasil menangkap dan mengamankan tersangka YM.

Setelah berhasil mengamankan tersangka YM beserta barang bukti, pada hari Senin Pukul 21.00 wita, tim pemberantasan BNNP Sultra kemudian melakukan pengembangan informasi terkait jaringan peredaran narkotika yang dilakukan tersangka YM. Dari hasil pengembangan diperoleh informasi bahwa ada rekan YM di Kota Kendari yang juga ikut mengedarkan narkotika jenis sabu.

Tanggal 13 Februari 2018 sekitar pukul 23.00 wita di Kota Kendari, tersangka SL beserta barang buktinya berhasil diamankan.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka YM: 2 (dua) sachet bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,27 gram, 18 lembar sachet kosong, 1 buah alat isap sabu (bong), 4 buah korek gas, uang sebanyak Rp 300.000, 1 buah handphone merk Samsung warna hitam, 1 buah dompet, 1 buah kartu ATM BNI.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka SL: 4 sachet bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat brutto 2,05 gram, 3 sachet kosong, 1 bungkusan sachet kecil berwarna hitam, 1 bungkus sachet kecil berwarna kuning, 1 buah pipet plastik sendok sabu, 4 lembar bukti transfer tunai, 1 buah dompet berwarna hitam, 1 buah handphone merk Nokia, 1 buah handphone android merk Xiaomi, uang sebanyak Rp 150.000.

"Pasal yang disangkakan bagi kedua tersangka, Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 (1) dan/atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," ungkap Bagus.

Ditambahkan Penyidik BNNP Sultra AKP Anwar
SH MH, sebelum melakukan penangkapan anggota BNNP Sultra terlebih dahulu menyamar sebagai seorang pembeli. Saat pelaku berada di tepi jalan, tepat di depan lorong BTN Medibrata, ketika itu juga pelaku langsung ditangkap.

"Pasca penangkapan, banyak warga yang ingin menghajar pelaku. Alasannya karena pelaku dianggap mau merusak tempat tinggal mereka dengan dampak negatif dari narkoba. Untung pelaku segera diamankan oleh anggota BNNP Sultra," tambahnya. (LAMIM)
Telah dibaca 144 kali
Berita Terkait
Advertisement