Nasional
14-02-2018  18:44
DPD ASITA Sultra Gelar Rakerda I
Rakerda I ASITA Sultra dirangkaikan dengan pengukuhan Plt Ketua DPC ASITA se- Sultra, Rabu (14/2) di Hotel Clarion Kendari. FOTO: YUHANDRI HARDIMAN/TRIBUNBUTON.COM
Asnawi Bahar: Mari Bersama Kembangkan Pariwisata Sultra
KENDARI, tribunbuton.com - Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (DPD ASITA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I, yang sebelumnya diawali dengan Pengukuhan Plt Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) se- Sultra.
Usai pengukuhan, Presiden ASITA Indonesia Asnawi Bahar mengungkapkan apresiasinya atas kinerja Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA Sultra Rahman Rahim, yang begitu progresif dengan membentuk 12 Pengurus Cabang se- Sultra. Asnawi yakin, ASITA di Sultra dapat bersinergi bersama Pemerintah, serta seluruh stakeholder terkait dalam pengembangan Pariwisata Sultra.

Kata Asnawi, ASITA hadir guna mendorong
Industri Pariwisata,
bersinergi dengan program Pemerintah, agar kesejahteraan rakyat meningkat. Dia mengulas, pada tahun 2017 penduduk Kota Kendari sekitar 370ribu, dengan angka kemiskinan hampir 4 persen.

"Hampir 4 persen angka kemiskinan,dihitung dengan angka pendapatan 10ribu rupiah, kalau angka pendapatan dinaikan 15ribu rupiah dari sektor pariwisata, maka angka kemiskinan dapat ditekan," ulasnya.

Menurutnya, dengan bekerjasama, bersinergi, dapat terjadi percepatan pembangunan,"kalau kita bahu membahu agar percepatan pembangunan pariwisata bisa tercapai, maka insyaAllah semua bisa kita wujudkan," semangatnya.

Dengan begitu lanjut dia, dari target 17juta wisatawan yang berkunjung di Indonesia, dapat dicapai dan dapat terus meningkat. Hal ini sangat bisa diwujudkan dengan peningkatan SDM dalam
pengelolaan potensi alam di belasan ribu gugus pulau, ribuan suku, dengan aneka ragam budaya Indonesia saat ini.

"Kita satu tujuan mendorong agar pariwisata berkembang, mengembangkan SDM, juga memperkuat institusi," sebutnya.

Tahun ini target Nasional 17juta pengunjung wisatawan, dan 70 persen ada di pundak ASITA. Untuk mimpi besar ini, ASITA tentu tak bisa sendiri, melainkan butuh dukungan Pemerintah, Gubernur, Bupati/Walikota, khususnya pihak Keamanan, karena tanpa pihak keamanan wisatawan tidak akan berkunjung di Indonesia.

"Target 17juta wisatawan adalah keinginan Presiden, oleh sebab itu kami berharap bisa bersinergi dgn pihak pihak terkait. Segala upaya kita akan berhasil apabila diizinkan Allah SWT, upaya tanpa doa tentu tidak bisa.

Asnawi mengingatkan, bila sudah bergabung dalam ASITA Indonesia, maka pengurus/anggota sudah bergabung dalam ASITA Internasional. Jaringan ASITA ada di seluruh Dunia.

ASITA dalam Bahasa Inggris juga dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), adalah suatu perkumpulan yang mewadahi pengusaha atau pelaku usaha di bidang jasa perjalanan wisata di Indonesia.

Mewakili Plt Gubernur Sultra kala itu, La Ode Mustari MSi mengatakan, Pemprov Sultra sangat memberi perhatian pada pengembangan sektor pariwisata, sebagai salah satu misi dalam peningkatan pereko nomian. Ia berharap, ASITA dapat menjadi partner Pemerintah dalam bersinergi meningkatkan kun jungan wisatawan, khususnya di Sultra.

"Eksistensi ASITA sangat berperan penting dalam mengembangkan pariwisata di Sultra, dengan merumuskan program-program, mengemas berbagai potensi alam, potensi budaya, bersinergi dengan Pemerintah, sehingga dapat menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan untuk datang berkunjung, membelanjakan uang mereka di Daerah kita," urainya.

Dalam sambutannya, Ketua DPD ASITA Sultra Rahman Rahim memastikan, setelah kepengurusan DPC ASITA se- Sultra resmi terbentuk, pihaknya kemudian merumuskan berbagai program solutif terkait permasalahan seperti aksesibilitas dan promosi. Sehingga menurutnya, dapat berjalan maksimal, dengan sinergitas yang terjalin antara ASITA bersama pihak-pihak terkait, khususnya Pemprov Sultra, Pemkot dan Pemkab yang ada di Sultra.

“Sinergitas semua pihak dibutuhkan disini. Karena jika hanya ASITA saja yang bergerak, maka tujuan pengembangan pariwisata kita tidak mungkin terealisasi. Masyarakat dan Pemerintah juga menjadi motor penggerak keberhasilan pembangunan Daerah, disektor Pariwisata ini,” semangatnya.

Nampak hadir dalam pengukuhan kala itu, Walikota Kendari Adiyatma Dwiputra, Kepala Dinas Pariwisata Sultra Syahruddin Nurdin, unsur Muspida Sultra, beberapa Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota yang ada di sultra, beberapa perwakilan maskapai penerbangan, Perbankan, juga siswa-siswi Universal Airlines Training Center. (LAM)
Telah dibaca 234 kali
Berita Terkait
Advertisement