Wakatobi
04-01-2018  06:59
Diminta Konsisten Soal Pilkades Serentak, Berikut Tanggapan Kadis Pemdes
WAKATOBI, tribunbuton.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Wakatobi di minta konsisten pada hasil rapat bersama DPRD Wakatobi terkait ketetapan waktu Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serantak tahun ini.

Demikian disampaikan Koordinator Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wakatobi, Salimudin saat hearing bersama Anggota Komisi 1 DPRD Wakatobi di Gedung Aspirasi DPRD, Rabu (3/1/2017). Sebelumnya dalam rapat 23 Oktober lalu, Pemda bersama DPRD Wakatobi telah menyepakati waktu pelaksaan pilkades serentak pada bulan maret 2018 ini. Namun hal itu di duga mengalami penundaan.

"Kami minta kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait untuk konsisten dengan hasil rapat sebelumnya," ucap Aalimudin.

Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi 1 DPRD Wakatobi, Sudirman A Hamid, menyampaikan pihaknya akan segera melakukan komunikasi bersama Pemda Wakatobi dalam hal ini Dinas Pemdes sebagai wujud penyampaian aspirasi dari Asosiasi BPD Wakatobi.

"Kami akan konsultasikan secepatnya dengan pihak pemda. dalam waktu dekat kami akan panggil dan desak agar hal tersebut di anggarkan," tuturnya.

Sementara itu, Kadis Pemdes, La Ode Husnan mengapresiasi langkah yang di lakukan BPD tersebut. Menurutnya hal itu sangat wajar namun kata dia, pihaknya belum menentukan waktu pilkades serentak sebab pertimbangan anggaran.

"Rencana 2018 ini perhitungan keluarnya APBD pencairan paling cepat Februari. Nah bagaimana mungkin kita mau bentuk panitia dari awal, kita pikirkan kalau terlalu jauh Siapa yang mau bayar coba," kata la ode husnan saat di temui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut ia (Husnan-red) menjelaskan bahwa pemda akan mengatur dan memantau permasalahan desa. Ia juga mengatakan di beberapa desa ada pelaksana sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Berikan kesempatan kepada pemerintah untuk mengatur nanti kalau misalnya rambu-rambu pengaturan kami melenceng barulah kita ribut tapi sepanjang masih dalam tatanan koridor Kenapa harus ribut," tukasnya.

Risnawati
Telah dibaca 108 kali
Berita Terkait
Advertisement