Buton
02-01-2018  19:23
Konsumsi Miras di Dongkala Akan Didenda Rp 2 Juta
PASARWAJO, tribunbuton.com - Masyarakat yang kedapatan mengkonsumsi miras akan dikenai denda sebesar Rp 2 juta. Ini adalah upaya untuk mengurangi kriminalitas di Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo bekerjasama dengan Babinkamtibmas Polres Buton
Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik mengapresiasi tokoh adat, tokoh masyarakat serta pemerintah Desa Dongkala yang mau membantu Polres Buton untuk memberantas masyrakat yang mengedarkan maupun mengkonsumsi miras. "Itu sudah dituangkan dalam peraturan adat secara tertulis dan ada salah satu masyarakat yang terkena denda adat," jelasnya.

Lanjutnya, setelah menerima laporan dari kepala Desa, pihaknya mengarahkan kepengadilan sebab bisa meringankan beban pada pelaku, jika dibandingkan dengan denda yang dibuat oleh pemangku adat dan tokoh masyarakat.

"Karena putusan dipengadilan lebih rendah, saya membayangkan apa bila semua Desa diwilayah Kabupaten Buton seperti ini, Ketertiban keamanan diwilayah Buton bisa terjaga," ungkapnya

Dengan terjadinya peristiwa ini, Plt Bupati Buton Drs La Bakry Msi mengungkapkan, dengan adana hal tersebut dapat melindungi masyarakat dengan difasilitasi Bahbinkamibmas, dengan menetapkan peraturan dan sanksinya yang akan dilaksanakan lembaga adat.

"Kalau direpklasi disemua Desa Desa adat dikabupaten Buton, maka saya optimis kriminaltas sumber awal dari miras ini, bisa kita hapus dari tanah Buton," kata La Bakry

Kedepan, pihaknya akan bekerjasama dengan Polres Buton, untuk mensosialisasikan ke tokoh masyarakat, terutama tokoh adat. Sehingga ini tinggal direplikasi, tinggal diambil metedonya dan disepakati.

"Minuman lokal, ini sangat berbahaya karena sangat tinggi tingkat alkoholnya, bahkan sampai bisa menyala seperi spirtus, itu berarti tingkat alkoholnya tinggi sekali" tuturnya.

Selain itu, Anggota Komisi Satu DPRD Buton Hasan Aadia mengatakan pihaknya salut apa yang dilakukan oleh Pemuka adat di Desa Dongkala itu. "Secara pribadi saya salut kepada tokoh masyarakat yang ada di Desa Dongkala, semoga bisa diikuti Desa atau Kelurahan lainnya agar bisa sadar," Ujar Hasan

Apa yang disampaikan oleh Kapolres Buton, Menurutnya, sebanyak kejadian apakah itu pemukulan, kecelakaan lalu lintas akibat karena mabok setelah mengkonsumsi miras "Sebagai tokoh masyarakat, saya akan sampaikan kepada perangkat adat di Kelurahan Kambula Mbulana Pasarwajo, karena apa yang dilakukan tokoh masyarakat Dongkala bisa jadi perhatian masyarakat lain," Kata

Dengan adanya hal itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buton untuk tidak mengkonsumsi atau menjual miras, karena bukan saja persoalan kecelakaan, ini juga bisa memicu juga hubungan kekeluargaan. "Kalau sudah mabok akhirnya tidak sadar apa yang dilakukan, sehingga kadang sehingga memicu sebuah pertengkaran," tutupnya.(*)


Peliput: Alyakin
Telah dibaca 131 kali
Berita Terkait
Advertisement