Baubau
21-12-2017  16:29
AS Tamrin: Saya Tidak Berpasangan Dengan Orang "PARECU"
Keempat dari kiri; AS Tamrin dan kelima; La Ode Ahmad Monianse berpose di sela-sela kegiatan Rakercabsus DPC PDIP di Gedung Pancasila. Foto: Yuhandri Hardiman/tb.com
BAUBAU, tribunbuton.com - AS Tamrin berpasangan dengan La Ode Ahmad Monianse untuk Pilwali Baubau periode 2018-2023 melalui mekanisme dan proses yang panjang. Selain itu, Ahmad Monianse dinilai sebagai personifikasi yang baik dan diterima di publik Baubau.

"Saya tidak mau berpasangan dengan yang parecu. Pak Moni (panggilan La Ode Ahmad Monianse, red) dia tidak parecu," katanya AS Tamrin blak-blakan di acara Rakercabsus DPC PDIP di Gedung Pancasila, 21 Desember 2017.

Sebaliknya kata Tamrin sudah pasti Monianse juga tidak akan berpasangan dengan dirinya jika iya misalnya main "parecu" (kasar/curang, red). AS Tamrin mengungkapkan jika mengenali pribadi Monianse yang menurutnya memiliki tipikal baik. Seorang pemimpin menurut AS Tamrin harus selalu berada dalam kondisi menyenangkan dan bisa menarik simpati orang lain.

Dia mengaku selama menjadi Walikota Baubau tidak pernah menyogok atau disogok. Hal ini sekaligus menampik komentar-komentar menohok yang dibeberkan secara nyata maupun di medsos yang menuding AS Tamrin menyogok untuk mendapatkan sejumlah penghargaan.

Penghargaan adalah bukti bahwa pemerintahan AS Tamrin berhasil melakukan terobosan dan melakukan pembangunan. Pembangunan bisa dilihat dalam wujud sejumlah gedung sekolah yang maikin baik, ssluruh jalan diaspal, pembukaan jalan-jalan baru, dan masih banyak lagi.

Selama ini Baubau tidak pernah mendapat piala adipura. Dan di masa kepemimpinan AS Tamrin, Baubau memperoleh Piala Adipura sebanyak tiga kali. Dan masih banyak penghargaan lainnya misalnya penghargaan seven media, kota HAM, wahana tata nugraha dsb.

"Untuk pembusukan saya tidak mau. Saya tidak mau sogok dan tidak pernah disogok," katanya.

Untuk penilaian hingga Baubau mendapatkan deretan penghargaan itu, dinilai langsung oleh para prifesor independen. "Penghargaan bersifat kelembagaan, daripada saya sogik mereka lebih baik saya kasih untuk rakyat," katanya disambut tepuk tangan.

AS Tamrin adalah pemimpin yang cukup perhatian dengan setiap kegiatan budaya dan kemasyarakatan. Kegiatan budaya saat ini mendapat perhatian di antaranya Festival Batu Poaro, Bongkaanatao, Festival Perairan Pulau Makasar, mataa, dan masih banyak lagi.(**)

Oleh: Yuhandri Hardiman
Telah dibaca 1061 kali
Berita Terkait
Advertisement