Wakatobi
20-12-2017  07:56
Gelar Press Rilis, Berikut Capaian Kinerja Imigrasi Wakatobi
Wakatobi , tribunbuton.com – Kantor Imigrasi Kelas III Wakatobi menggelar press rilis refleksi dan capaian kinerja tahun 2017 di ruangan kerja Kepala Kantor Imigrasi Wakatobi, Selasa (19/12/2017).
Hal ini di lakukan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kinerja yang harus di selesaikan dalam waktu setahun oleh personil kantor imigrasi sebagaimana kewenangan yang diberikan oleh UU No.6 tahun 2011 tentang keimigrasian dan peraturan pemerintah No. 31 Tahun 2013, tentang peraturan pelaksanaan UU No.6 Tahun 2011 tentang keimigrasian dan mencermati perkembangan keimigrasian.


Kepala Kantor Imigrasi Wakatobi, DR. Saroha Manullang, S.E.,M.M. menyebut pres rilis ini sebagai bentuk keterbukaan informasi publik juga bahan evaluasi kinerja Kantor Imigrasi Wakatobi. Ia menjelaskan berbagai capaian kinerjanya sepanjang tahun 2017 di antaranya membuka unit layanan Paspor di Kabupaten Wakatobi.

"Selama tahun 2017 Kami sudah melakukan proses penerbitan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPR RI) atau Paspor sebanyak 706 paspor dari Januari hingga Desember 2017. Jika dibandingkan dengan tahun 2016 dimana proses penerbitan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia atau Paspor sebanyak 563 paspor peningkatanya sebanyak 11,3%." paparnya.


DR. Saroha menambahkan dalam kurun waktu Januari hingga Desember tahun 2017, Kantor Imigrasi Wakatobi telah melakukan penundaan penerbitan paspor sebanyak 8 permohonan yang di duga akan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Nonprosedural.


“Jumlah Penerbitan Ijin Tinggal Keimigrasian, terbagi atas ijin tinggal kunjungan (ITK), ijin tinggal sementara (ITAS) dan ijin tinggal menetap (ITAP). jumlah penerbitan ITK pada tahun 2017 sebanyak 104 orang naik 15,6% dari tahun 2016. Sementara ITK berdasarkan maksud tujuan kedatangan wisata sebanyak 59 orang, keluarga(sosial) sebanyak 28 orang, pelatihan sebanyak 17 orang, total semua 104 orang. untuk penerbitan ijin tinggal kunjungan berdasarkan kewarganegaraan Britania Raya 34 orang, USA 8 Orang, Italia 9 orang, Afrika Selatan 6 orang, Inggris 12 orang dan lain – lain sebanyak 35 orang.

"jumlah penerbitan ITAS pada tahun 2017 sebanyak 16 orang. Sementara jumlah penerbitan ITAS berdasarkan maksud dan tujuan kedatangan PMA 1 orang, penyatuan keluarga 3 orang, tenaga kerja asing (TKA) perhotelan 11 orang dan TKA perdagangan 1 orang. Sementara itu, untuk penerbitan ITAP pada tahun 2016 hingga 2017 belum ada." sambung DR. Saroha Manullang.K

Dari capain tersebut, Kantor Imigrasi Wakatobi mampu berkontribusi pada sektor keuangan daerah dengan jumlah penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pada tahun 2017 WNI Rp 218.050..000, WNA Rp 80.160.000 naik sebanyak 157 % untuk WNA, sedangan WNI naik 21%.


Kendala dan hambatan Imigrasi Wakatobi yaitu terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM), belum tersedianya SARPRAS Speedboat, terbatasnya anggaran dalam melaksanakan tugas dan fungsi dan pengawasan Keimigrasian dimana wilayah Wakatobi terdiri dari 97 % lautan dan 3 % daratan, jaringan komunikasi yang belum optimal, masi mengandalkan VSAT, dan kurang konsistennya setiap elemen dalam pelaporan keberadaan kegiatan orang asing kepada Kantor Imigrasi Kelas III Wakatobi.

“Keberadaan Imigrasi di Kabupaten Wakatobi merupakan wujud kehadiran Negara ditengah masyarakat sebagai leading sector dalam pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing dan sebagai supporting terhadap Wakatobi sebagai Kabupaten Maritim yang berkeinginan memajukan keparawisataan berbasis maritim selaras dengan kebijakan pemerintah dimana Wakatobi menjadi salah satu dari 10 Top Destinasi Wisata Indonesia. Ini semua akan berjalan apabila terjalin sinergitas positif antara semua elemen dan institusi yang ada di Kabupaten Wakatobi dengan slogan “Sinergitas tanpa batas” untuk menuju Wakatobi Bersinar,” tutupnya.


Penulis : Risnawati
Telah dibaca 139 kali
Berita Terkait
Advertisement