Buton Tengah
15-12-2017  14:30
Lelang Jabatan Eselon II Lingkup Buteng Dianggap Hanya Formalitas
Saat peserta mengerjakan tes pengerjaan makalah beberapa. Foto: Saud Al Faisal/tb.com
LABUNGKARI, tribunbuton.com Proses lelang jabatan eselon II lingkup Kabupaten Buton Tengah dinilai hanya formalitas belaka. Hal ini diketahui saat salah satu peserta yang mengikuti lelang jabatan tahap tes pembuatan dan presentase makalah didapati datang terlambat.
Berdasarkan penelusuran tribunbuton.com, harusnya proses lelang ini merupakan kesempatan bagi para ASN untuk meningkatkan jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan memastikan proses seleksi berlangsung objektif karena melibatkan tim asesor independen.

"Para Asesor itu sekarang dinilai tidak independen lagi karena dengan sengaja tidak memberikan ketegasan disiplin saat tahapan seleksi berlangsung," ujar salah satu peserta yang enggan menyebutkan namanya, pada Kamis (14/12).

Diceritakan, pada tahap seleksi lelang, tahap tes pembuatan dan presentase makalah yang digelar beberapa minggu yang lalu, tim asesor independen yang berasal dari akademisi memberikan pemakluman kepada peserta yang datang terlambat, misalnya pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Samsudin Pamone ST MT.

"Para assor yang bertangung jawab akan jalannya tes dengan sengaja memberikan pemakluman salah seorang yang datang terlambat, padahal saat tahap pembuatan makalah telah selesai, Plt itu baru datang, dan herannya asesor langsung memberlakukan untuk semua, harusnya tidak ada pemakluman peserta yang datang terlambat, dan malah diberikan waktu tambahan," tutur salah seorang peserta lainnya lagi.

Untuk diketahui, tribunbuton.com sudah mencoba menghubungi dan mengkonfirmasi hal ini kepada tim asesor atas DR Halim hingga saat ini beliau belum mengangkat telpon selulernya.

Peliput : Alan
Telah dibaca 319 kali
Berita Terkait
Advertisement